KRI Nanggala 402 Tenggelam, Perindo: Mari Doakan, Mereka Gagah Berani Menjaga NKRI
Minggu, 25 April 2021 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka adalah putra-putra bangsa yang gagah berani menjaga kedaulatan NKRI, dari kedalaman laut Indonesia," tutur Syafril.
Tenggelamnya KRI Nanggala-402 di perairan laut utara Bali diawali ketika mengikuti latihan penembakan senjata strategis TNI AL 2021. Sesuai rencana, kapal selam itu akan melakukan latihan tembak torpedo kepala perang, Rabu dini hari (22/4/2021).
Namun, KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu dini hari (21/4/2021), saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. Diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Di sekitar lokasi ditemukan tumpahan minyak, pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin dan botol oranye berisi pelumas periskop kapal selam. Ditemukan juga alat yang dipakai ABK untuk shalat dan spons untuk menahan panas pada pressroom.
KRI Nanggala-402 membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan dan tiga personel senjata. Sebanyak 21 KRI dan helikopter dikerahkan untuk mencari keberadaan kapal selam ini.
Tenggelamnya KRI Nanggala-402 di perairan laut utara Bali diawali ketika mengikuti latihan penembakan senjata strategis TNI AL 2021. Sesuai rencana, kapal selam itu akan melakukan latihan tembak torpedo kepala perang, Rabu dini hari (22/4/2021).
Namun, KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu dini hari (21/4/2021), saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. Diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Di sekitar lokasi ditemukan tumpahan minyak, pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin dan botol oranye berisi pelumas periskop kapal selam. Ditemukan juga alat yang dipakai ABK untuk shalat dan spons untuk menahan panas pada pressroom.
KRI Nanggala-402 membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan dan tiga personel senjata. Sebanyak 21 KRI dan helikopter dikerahkan untuk mencari keberadaan kapal selam ini.
(thm)
Lihat Juga :