Pelayanan Paspor Kolektif Eazy Passport Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Jum'at, 23 April 2021 - 19:15 WIB
loading...
Pelayanan Paspor Kolektif...
Pelayanan paspor kolektif Eazy Passport tetap berjalan selama Bulan Suci Ramadhan. Foto/dok Imigrasi
A A A
JAKARTA - Pelayanan paspor kolektif Eazy Passport menjadi sebuah terobosan pelayanan yang diminati warga masyarakat.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arya Pradhana Anggakara menjelaskan, pelayanan paspor kolektif Eazy Passport tetap berjalan selama Bulan Suci Ramadhan.

Pria yang biasa disapa Angga ini mengajak masyarakat yang akan mengajukan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor karena telah habis masa berlakunya untuk mendaftarkan diri secara kolektif ke kantor imigrasi terdekat.

Jika kesulitan, kata dia, bisa menghubungi petugas melalui live chat di situs resmi Ditjen Imigrasi www.imigrasi.go.id. "Bisa mengajak teman, rekan kerja, tetangga di sekitar tempat tinggal, atau komunitas, dengan jumlah minimal 50 orang melalui seorang perwakilan untuk mendaftar ke kantor imigrasi, " kata Angga dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Jumat (23/4/2021). Baca juga: Bareskrim Minta Imigrasi Cabut Paspor Jozeph Paul Zhang

Dalam pelayanan paspor kolektif Eazy Passport masyarakat tidak perlu datang ke kantor imigrasi, namun petugas akan mendatangi lokasi di tempat yang diinginkan oleh komunitas pemohon paspor. Pemohon paspor cukup menyediakan tempat dan fasilitas pendukung lainnya seperti jaringan internet.

Petugas akan memberikan pelayanan berupa pemeriksaan berkas, wawancara, dan pengambilan foto serta sidik jari di lokasi. Selanjutnya pemohon bisa melakukan pembayaran paspor sesuai biaya yang berlaku melalui bank, baik secara tunai maupun non tunai, atau melalui tempat lain yang telah ditentukan.

"Untuk buku paspor biasa 48 halaman akan dikenakan biaya Rp350 ribu dan paspor elektronik 48 halaman Rp650 ribu," kata Angga.

Untuk persyaratan pengurusan paspor baru, Angga meminta pemohon menyiapkan KTP elektronik, kartu keluarga, dan akte lahir/ijazah/buku nikah. Sedangkan untuk penggantian paspor cukup melampirkan KTP elektronik dan paspor lama.

Dalam pelayanan paspor kolektif Eazy Passport, kata dia, diterapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Petugas dan pemohon wajib wajib memakai masker, lalu ada pembatasan jumlah orang di lokasi pelayanan untuk menghindari kerumunan, wajib cuci tangan, serta ada pengaturan jarak tempat duduk (physical distancing).

Seorang pemohon Eazy Passport, Yudi Herlambang mengaku terbantu dengan pelayanan paspor kolektif. Yudi mengikuti pelayanan Eazy Passport yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Soekarno Hatta di kompleks tempat tinggalnya di kawasan perumahan BSD Serpong Tangerang Selatan pada pekan lalu.

"Lebih mudah, lebih simpel, dan tanpa khawatir karena pandemi Covid-19, " ujarnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Begini Hasil Penelusuran...
Begini Hasil Penelusuran Imigrasi soal 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor
Polemik Passport Gate...
Polemik Passport Gate Atlet Naturalisasi, Menkum Harap RUU Kewarganegaraan Selesai Tahun Ini
Imigrasi Perketat Pengawasan...
Imigrasi Perketat Pengawasan Aktivitas Warga Asing di Bali
Ditangkap Imigrasi,...
Ditangkap Imigrasi, WNA Asal Portugal Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan dan Mutilasi
Mau Jadi WNI Antre,...
Mau Jadi WNI Antre, Indonesia Adalah Masa Depan bagi Mereka yang Paham!
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Ada Corridor Gate, Jemaah...
Ada Corridor Gate, Jemaah Haji Jakarta dan Surabaya Tidak Perlu Antre Imigrasi
Rekomendasi
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved