Jabat KSAL, Ini 9 Program Prioritas Laksamana Yudo Margono
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:36 WIB
loading...
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara serah terima jabatan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Foto/Dok Puspen TNI
A
A
A
JAKARTA - Laksamana TNI Yudo Margono resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) di Istana Negara, Rabu 20 Mei 2020. Usai dilantik Yudo melakukan entry briefing sekaligus menyampaikan sembilan program prioritas dalam pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan TNI Angkatan Laut (AL) di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.
(Baca juga: Jabat KSAL, Ini Sosok Laksamana TNI Yudo Margono)
Kesembilan program prioritas tersebut meliputi, pembangunan SDM TNI AL; modernisasi KRI, Pesawat Udara dan material tempur; Pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) TNI AL; Pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional.
Kemudian Penyelarasan doktrin, operasi, latihan dan sistem pendidikan; Peningkatan kemampuan Komando, Kendali, Komunikasi, Komputer, Intelijen, Pengamatan, dan Pengintaian (K4IPP) serta siber TNI AL; Peningkatan program dan anggaran berbasis kinerja dan berorientasi hasil; Perbaikan sistem dukungan logistik serta peningkatan kemampuan TNI AL dalam menghadapi ancaman bersifat non-konvensional.
"Kegiatan Entry Briefing ini merupakan petunjuk awal dari pimpinan baru serta merupakan pedoman bagi seluruh Prajurit TNI AL untuk melanjutkan jalannya roda organisasi TNI AL ke depan," tutur Yudo, Kamis (21/5/2020)
(Baca juga: Jabat KSAL, Ini Sosok Laksamana TNI Yudo Margono)
Kesembilan program prioritas tersebut meliputi, pembangunan SDM TNI AL; modernisasi KRI, Pesawat Udara dan material tempur; Pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) TNI AL; Pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional.
Kemudian Penyelarasan doktrin, operasi, latihan dan sistem pendidikan; Peningkatan kemampuan Komando, Kendali, Komunikasi, Komputer, Intelijen, Pengamatan, dan Pengintaian (K4IPP) serta siber TNI AL; Peningkatan program dan anggaran berbasis kinerja dan berorientasi hasil; Perbaikan sistem dukungan logistik serta peningkatan kemampuan TNI AL dalam menghadapi ancaman bersifat non-konvensional.
"Kegiatan Entry Briefing ini merupakan petunjuk awal dari pimpinan baru serta merupakan pedoman bagi seluruh Prajurit TNI AL untuk melanjutkan jalannya roda organisasi TNI AL ke depan," tutur Yudo, Kamis (21/5/2020)
Lihat Juga :