Kasus Penipuan Calon Pekerja Migran, Kepala BP2MI Lapor Bareskrim

Rabu, 21 April 2021 - 19:51 WIB
loading...
Kasus Penipuan Calon...
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Setelah melakukan penggrebekan pengiriman non-prosedural calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani melaporkan hasil penggerebekan dan penipuan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

"Hari ini BP2MI telah melaporkan hasil penggerebekan CPMI non-prosedural ke Bareskrim. Kami telah melakukan upaya tindakan pencegahan 15 orang di apartemen Istana Harmoni Gambir, Jakarta Pusat. Kemudian pindah ke apartemen Puri Mansion, Jakarta Barat diamankan 10 orang CPMI nonprosedural," tutur Benny Rhamdani saat jumpa pers bersama wartawan di Aula KH Abdurahman Wahid BP2MI, Rabu (21/4/2021). Baca juga: Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak Bersama Sejumlah Awak Kapal

Benny menjelaskan, para CPMI mengaku diproses oleh PT Safana Agency Indonesia, setelah dicek pada sistem komputeriasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) dan Sistem Kementerian Ketenagakerjaan tidak tercatat.

"Jangankan travel, lembaga pelatihan kerja (LPK) pun tidak boleh melakukan penempatan PMI. Oleh PT tersebut, CPMI diminta menyetor sejumlah uang hingga 40 juta. Setelah lunas dalam tiga bulan mereka dijanjikan akan diberangkatkan, dan kenyataannya hingga hari ini tidak diberangkatkan karena bukan P3MI. Ada CPMI yang berusaha menagih tapi tidak diberikan uangnya kembali," tuturnya.Baca juga: Iwan Fals Bikin Poling Reshuffle Kabinet, Mayoritas Responden Pilih Masa Bodoh

Dengan fakta dan bukti tersebut, kata Benny, upaya penempatan yang dilakukan PT Safana Agency Indonesia adalah ilegal dan mengarah kepada mafia sindikat yang hanya cari keuntungan semata.

"PT Safana Agency Indonesia juga telah melakukan penipuan di Facebook dengan meyakinkan bertemu dengan Kepala BP2MI. Saya sebagai Kepala BP2MI menantang untuk menyebut oknum di BP2MI yang terlibat dalam proses penempatan, silakan sebutkan dan akan saya tindak," ujarnya.

Saat ini, menurut Benny, era bersih. BP2MI akan terus melakukan pemeriksaan dan sedang berupaya melakukan advokasi para korban, termasuk CPMI para korban yang sudah ditempatkan oleh PT Safana ke Turki.

Sementara itu, calon PMI asal Majalengka Arif mengaku sudah menyerahkan uang sebanyak 70 juta. Oleh PT Safana, disuruh melunasi seluruh uang dan dijanjikan bulan Januari akan diberangkatkan bekerja.

"Jika tidak terbang akan dikembalikan uangnya, namun sampai sekarang tidak dikembalikan dan saya sudah merasa tertipu," katanya.

Selain itu, CPMI Nur Ahmad mengaku telah membayara uang Rp3 Juta. "Saya kenal PT Safana dari Facebook, saya membayar Rp3 Juta pada Oktober tapi sampai Januari tidak ada kejelasan," tuturnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Waka BGN: Penipuan Jual...
Waka BGN: Penipuan Jual Beli SPPG Rugikan Korban hingga Rp1,9 Miliar
Waka BGN Irjen Pol Sony...
Waka BGN Irjen Pol Sony Sonjaya Ungkap Maraknya Penipuan Jual Beli SPPG di Daerah
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Kasus Paroki Aek Nabara...
Kasus Paroki Aek Nabara Hampir Selesai, Stafsus Menag Sebut Peran Penting Seskab Teddy
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Rekomendasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
Berita Terkini
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved