Hari Kartini, Firli Bahuri Bangga Perempuan Berperan Besar dalam Pemberantasan Korupsi
Rabu, 21 April 2021 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
"Hadis yang juga menjadi peribahasa ini mengandung arti bahwasanya masa depan seorang anak, generasi masa depan bangsa,peradaban manusia dan budaya bangsa ditentukan oleh langkah kaki ibu, kaum perempuan termasuk membangun budaya antikorupsi."
Baca juga: Hari Kartini, Penumpang Kereta Dapat Souvenir dan Bunga Mawar
Menurut Firli, peran dan andil besar ini, jelas diperlukan KPK serta segenap eksponen bangsa di Republik ini, dalam upaya pemberantasan korupsi yang telah berurat akar hingga menjadi laten di bumi pertiwi.
"Kami beritahukan, tidak sedikit perempuan yang berani memilih dan menantang perilaku koruptif serta kejahatan korupsi, meski melibatkan teman, sahabat, bahkan saudara atau anggota keluarganya sendiri. Dapat kita infokan bahwasanya sudah tidak terhitung dukungan dan informasi beserta bukti-bukti konkret yang diberikan srikandi-srikandi antikorupsi kepada kami. Dukungan penuh Kartini-Kartini antikorupsi zaman now, mampu mengakselerasi dan menggelorakan semangat tempur kita bersama seluruh elemen bangsa di negeri ini, dalam perang besar melawan laten korupsi yang sudah menggurita di Bumi Pertiwi," paparnya.
Menurut Firli, bentuk andil dan peran besar kaum Hawa dalam segenap upaya pemberantasan korupsi, dapat kita lihat dari tingginya animo perempuan di seluruh penjuru negeri ini untuk menjadi agen Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK).
Agen-agen SPAK terdiri dari berbagai latar belakang perempuan, mulai dari ibu rumah tangga, pedagang, guru, perempuan yang berkarier di pemerintahan atau swasta hingga istri-istri pejabat negara yang memiliki satu visi dan misi yang sama, yaitu tidak ingin korupsi serta perilaku koruptif semakin mendarah daging dan musnah di Republik ini.
"Hal-hal yang dilakukan agen SPAK mungkin terlihat kecil atau terkesan sepele, namun berdampak sangat besar bagi pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Hari Kartini, Penumpang Kereta Dapat Souvenir dan Bunga Mawar
Menurut Firli, peran dan andil besar ini, jelas diperlukan KPK serta segenap eksponen bangsa di Republik ini, dalam upaya pemberantasan korupsi yang telah berurat akar hingga menjadi laten di bumi pertiwi.
"Kami beritahukan, tidak sedikit perempuan yang berani memilih dan menantang perilaku koruptif serta kejahatan korupsi, meski melibatkan teman, sahabat, bahkan saudara atau anggota keluarganya sendiri. Dapat kita infokan bahwasanya sudah tidak terhitung dukungan dan informasi beserta bukti-bukti konkret yang diberikan srikandi-srikandi antikorupsi kepada kami. Dukungan penuh Kartini-Kartini antikorupsi zaman now, mampu mengakselerasi dan menggelorakan semangat tempur kita bersama seluruh elemen bangsa di negeri ini, dalam perang besar melawan laten korupsi yang sudah menggurita di Bumi Pertiwi," paparnya.
Menurut Firli, bentuk andil dan peran besar kaum Hawa dalam segenap upaya pemberantasan korupsi, dapat kita lihat dari tingginya animo perempuan di seluruh penjuru negeri ini untuk menjadi agen Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK).
Agen-agen SPAK terdiri dari berbagai latar belakang perempuan, mulai dari ibu rumah tangga, pedagang, guru, perempuan yang berkarier di pemerintahan atau swasta hingga istri-istri pejabat negara yang memiliki satu visi dan misi yang sama, yaitu tidak ingin korupsi serta perilaku koruptif semakin mendarah daging dan musnah di Republik ini.
"Hal-hal yang dilakukan agen SPAK mungkin terlihat kecil atau terkesan sepele, namun berdampak sangat besar bagi pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia," ujarnya.
Lihat Juga :