Ini Alasan Nadiem soal Raibnya Mata Pelajaran Pancasila di PP 57
Rabu, 21 April 2021 - 14:05 WIB
loading...
Mandikbud Nadiem Makarim menyatakan akan memasukkan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dan perguruan tinggi dalam revisi PP 57 tahun 2021. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendkibud) Nadiem Makarim bertemu Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri. Pertemuan berlangsung di kediaman Megawati Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/4) malam.
Pertemuan itu pun sempat diunggah di akun media sosial pria yang akrab disapa Mas Menteri itu, dan mendapat tanggapan beragam dari warganet, salah satunya menyebutkan 'Nadiem' dijamin lolos dari reshuffle.
Pertemuan Nadiem dan Megawati membahas revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan yang menimbulkan kegaduhan karena tidak memasukan Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran wajib.
Baca juga: KH. Hasyim Asy'ari Hilang dari Kamus Sejarah, Garda Bangsa Minta Nadiem Tanggung Jawab
Dalam kesempatan itu Megawati didampingiKepala BPIP Yudian Wahyudi, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, dan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto.
Pertemuan itu pun sempat diunggah di akun media sosial pria yang akrab disapa Mas Menteri itu, dan mendapat tanggapan beragam dari warganet, salah satunya menyebutkan 'Nadiem' dijamin lolos dari reshuffle.
Pertemuan Nadiem dan Megawati membahas revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan yang menimbulkan kegaduhan karena tidak memasukan Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran wajib.
Baca juga: KH. Hasyim Asy'ari Hilang dari Kamus Sejarah, Garda Bangsa Minta Nadiem Tanggung Jawab
Dalam kesempatan itu Megawati didampingiKepala BPIP Yudian Wahyudi, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, dan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto.
Lihat Juga :