Respons Satgas Terkait Objek Wisata Tetap Dibuka Saat Lebaran
Selasa, 20 April 2021 - 19:32 WIB
loading...
Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, yang dilarang adalah adanya wisata jarak jauh. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah tempat wisata akan tetap dibuka meskipun pemerintah melakukan pembatasan mobilitas. Hal ini pun memperoleh sejumlah kritikan karena bisa meningkatkan potensi penularan virus Corona (Covid-19).
Baca juga: Awas Travel Gelap Saat Mudik Lebaran 2021 Dilarang
Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, yang dilarang adalah adanya wisata jarak jauh.
"Pada prinsipnya SE Satgas 13 2021 tidak memperbolehkan adanya wisata jarak jauh," kata Wiku dalam keterangan persnya, Selasa (20/4/2021).
Baca juga: Curi Start, Sejumlah Pemudik Lebaran Melintasi Jalur Pantura Bekasi
Dia mengatakan larangan wisata jarak jauh diharapkan dapat mengurangi jumlah wisatawan. Sehingga penularan covid-19 dapat ditekan,
"Ini diharapkan dapat mengurangi jumlah wisatawan di lokasi pariwisata agar tidak menimbulkan kerumunan dan mencegah masuknya kasus dari daerah lain yang berpotensi membawa varian baru. Yang mungkin lebih menular dan membahayakan keselamatan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Awas Travel Gelap Saat Mudik Lebaran 2021 Dilarang
Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, yang dilarang adalah adanya wisata jarak jauh.
"Pada prinsipnya SE Satgas 13 2021 tidak memperbolehkan adanya wisata jarak jauh," kata Wiku dalam keterangan persnya, Selasa (20/4/2021).
Baca juga: Curi Start, Sejumlah Pemudik Lebaran Melintasi Jalur Pantura Bekasi
Dia mengatakan larangan wisata jarak jauh diharapkan dapat mengurangi jumlah wisatawan. Sehingga penularan covid-19 dapat ditekan,
"Ini diharapkan dapat mengurangi jumlah wisatawan di lokasi pariwisata agar tidak menimbulkan kerumunan dan mencegah masuknya kasus dari daerah lain yang berpotensi membawa varian baru. Yang mungkin lebih menular dan membahayakan keselamatan masyarakat," ujarnya.
Lihat Juga :