Pengamat: Reshuffle Kabinet Dalam Praktiknya Tidak Sepenuhnya Bergantung Presiden

Rabu, 14 April 2021 - 09:01 WIB
loading...
Pengamat: Reshuffle...
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah menilai meski banyak yang beranggapan reshuffle kabinet merupakan kewenangan presiden tapi tak sepenuhnya anggapan itu tepat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu perombakan (reshuffle) kabinet kembali berhembus setelah usulan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) terkait peleburan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Investasi disetujui oleh DPR.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai meski banyak yang beranggapan reshuffle kabinet merupakan kewenangan presiden tapi tak sepenuhnya anggapan itu tepat. Baca juga: Reshuffle Jilid II, Ngabalin: Jokowi Tak Punya Ketergantungan dengan Siapapun

"Reshuffle dalam praktiknya tidak sepenuhnya bergantung presiden karena ada pengaruh dari kepentingan mitra koalisi, dan presiden sulit mengabaikan itu," ujarnya saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Untuk itu, Dedi melihat jika dilakukan peleburan, posisi Kemenristek dan Kemendikbud bisa saja tidak lagi dijabat Nadiem Makarim atau Bambang Brodjonegoro. Keduanya sama-sama profesional, jika harus memilih cenderung akan dipilih mana yang paling besar kontribusinya dalam proses pemenangan Pilpres 2019 lalu.

Meskipun, kata Dedi, idealnya perlu diganti agar ada kesegaran juga terkait kapasitas menteri yang membawahi dua hal berbeda tersebut. Dia menilai, Menristek dan Mendikbud butuh figur yang punya kriteria kecocokan dan bisa saja kader Muhammadiyah sebagaimana menteri-menteri terdahulu mendapat kesempatan ini. Baca juga: Isu Reshuffle Mencuat, Relawan Jokowi Dorong 5 Menteri ini Diganti

"Sementara Kementerian Investasi untuk saat ini yang terlihat siap dan punya kapasitas, mungkin Bahlil Lahadalia, meskipun sekali lagi, presiden tentu miliki pertimbangan sendiri," kata Analis Politik lulusan Universitas Telkom Bandung itu.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved