Dibantu Eks Napi Teroris, Ketua DPD Harap Milenial Tak Keliru Pahami Jihad

Rabu, 14 April 2021 - 05:55 WIB
loading...
Dibantu Eks Napi Teroris,...
Ketua DPD RI saat memberi arahan di salah satu Ponpes di Jember, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung langkah 30 orang mantan narapidana kasus terorisme di Jawa Tengah yang akan meluruskan pemaham generasi milenial mengenai jihad . Ke-30 orang ini akan berdakwah di sejumlah tempat selama Ramadhan .

Menurut LaNyalla, pemahaman yang lurus mengenai jihad harus didapat para milenial. Baca juga: Komando Jihad, Cara Intelijen Soeharto Menjinakkan Gerakan Ekstrim Kanan

"Kita sangat mendukung mantan narapidana terorisme berdakwah ke tengah-tengah milenial. Mereka kita harapkan membantu mencegah faham keliru tentang jihad," tutur Senator asal Jawa Timur ini, Selasa 13 April 2021.

LaNyalla yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur, menilai, mantan narapidana bisa menjadi prajurit dakwah dalam meluruskan pemahaman jihad.

"Mereka ini juga mendapatkan informasi mengenai jihad yang tidak lurus. Para mantan napi ini bisa menjadi prajurit dakwah dalam meluruskan pemahaman mengenai jihad kepada generasi milenial. Apalagi saat ini milenial menjadi sasaran dan target utama para predator teroris," katanya

Pria yang pernah menjadi Ketua Umum PSSI ini berharap, upaya tersebut dibantu untuk mencegah penyebaran paham terorisme di kalangan anak muda. Baca juga: MUI dan Tokoh Lintas Agama Sepakat Terorisme Bukan Jihad tapi Kejahatan

"Kita juga harus membantu gerakan para napiter ini agar pencegahan terorisme yang menyasar generasi milenial dapat kita tekan. Upaya ini bisa menyelamatkan anak-anak bangsa yang masih panjang masa depan dan kehidupannya dibanding iming-iming surga dengan kematian bom bunuh diri yang mengerikan," katanya.

Menurut LaNyalla, akan sangat menyedihkan jika ada keluarga atau saudara yang terlibat aksi terorisme karena pemahaman yang salah tentang jihad.

Upaya dakwah ini akan dilakukan mantan napi terorisme yang tergabung dalam Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani).

Mereka akan meluruskan pemahaman jihad yang sesuai dengan akidah agama yang sebenarnya, dan bukanlah jihad sesat dengan melakukan serangan bom yang memakan korban banyak.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Gesekan Antarumat...
Cegah Gesekan Antarumat Beragama, Penyuluh Agama Kini Dibekali Aturan KUHP Baru
Perluas Dakwah Kultural,...
Perluas Dakwah Kultural, Kemenag Luncurkan Platform FilmIslami
Didominasi Generasi...
Didominasi Generasi Y dan Z, LAN Dorong Widyaiswara Ciptakan Pembelajaran yang Adaptif
Sarmuji Optimistis AMMDI...
Sarmuji Optimistis AMMDI Bisa Besarkan Partai Golkar
Reformer Academy 2025,...
Reformer Academy 2025, LAN Dorong ASN Berinovasi dan Bertransformasi
Bijak Hadapi Badai PHK,...
Bijak Hadapi Badai PHK, Partai Perindo Dorong Generasi Milenial, Zilenial, dan Gen Alpha Miliki Skill Ini!
Resmikan Kantor Pusat...
Resmikan Kantor Pusat di Bekasi, DPP DARAM Perkuat Dakwah Nasional dan Luncurkan Program Strategis
iNews Gelar Cahaya Hati...
iNews Gelar Cahaya Hati Awards 2026, Angela Tanoesoedibjo: Semoga Jadi Inspirasi Kita Semua
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Berita Terkini
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved