Densus Kembali Tangkap 6 Anggota Kelompok Vila Mutiara terkait Bom Makassar

Selasa, 13 April 2021 - 16:28 WIB
loading...
Densus Kembali Tangkap...
Densus) 88 Antiteror kembali menangkap enam orang kelompok Vila Mutiara yang diduga terlibat dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Detasemen Khusus ( Densus) 88 Antiteror kembali menangkap enam orang kelompok Vila Mutiara yang diduga terlibat dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Kelompok Vila Mutiara pada hari ini, 13 April 2021, Densus amankan lagi 6 terduga teroris. Ini merupakan kelompok Vila Mutiara di Makassar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

Adapun keenam terduga teroris tersebut berinisial, J, D, MS, S alias AL, W dan S. Belum diketahui rinci sejauh mana keterlibatan mereka dalam aksi teror yang dilakukan oleh L dan YSF.

Baca juga: Dikaitkan Bom Makassar, Polri: Pimpinan JAD Vila Mutiara Sudah Meninggal

Menurut Rusdi, detasemen berlambang burung hantu itu masih terus melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang disinyalir memiliki keterlibatan pada aksi teror pasangan suami istri tersebut.
"Densus terus mencegah aksi terorisme di Tanah Air," ujar Rusdi.

Kelompok Vila Mutiara diketahui adalah kelompok kajian dan tempat yang dijadikan pertemuan dari mereka-mereka yang berafiliasi kepada jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Dari 24 orang yang ditangkap, Densus telah menciduk W yang merupakan otak dari kejadian teror ini. Ia berperan sebagai perakit atau pembuat bom yang dibawa pengantin yakni L dan YSF ke Gereja Katedral.

Baca juga: 24 Anggota JAD Diamankan Polisi Pasca-bom Bunuh Diri di Makassar


(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Ekstremisme Kekerasan...
Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara
Draf Perpres TNI Atasi...
Draf Perpres TNI Atasi Teroris, Komisi I DPR: Harus Jadi Pelengkap, Bukan APH
Densus 88 Ungkap Ciri...
Densus 88 Ungkap Ciri Anak Terpapar Radikalisme
Densus 88 Ungkap Puluhan...
Densus 88 Ungkap Puluhan Remaja Terpapar Konten Kekerasan Berujung Ekstremisme
Densus 88 Duga Penikaman...
Densus 88 Duga Penikaman Bocah di Rusia Terinspirasi dari Ledakan SMAN 72 Jakarta
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Usai Baku Tembak Mematikan,...
Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
6 Negara jadi Anggota...
6 Negara jadi Anggota Baru BRICS, Salah Satunya Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved