Dituding Bukan Pendiri Demokrat, Cikeas Panas Dingin Hadapi Kubu Moeldoko

Selasa, 13 April 2021 - 08:18 WIB
loading...
Dituding Bukan Pendiri...
Langkah kubu Cikeas mendaftarkan Partai Demokrat ke Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham atas nama SBY dinilai justru mengecilkan partai tersebut. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendaftaran Partai Demokrat ke Ditjen Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham dinilai lucu dan agak berlebihan. Menurut Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam, langkah dan sikap pendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu justru tidak menguntungkan.

"Nampaknya pukulan kubu Moeldoko terkait SBY bukan pendiri Partai Demokrat membuat SBY meriang," kata Arman saat dihubungi, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Kisruh Demokrat, Kubu AHY Desak Ombudsman Klarifikasi Moeldoko dan KSP

Arman mengakui mungkin sah saja jika memang faktanya SBY adalah pencipta Partai Demokrat berikut aneka atribut yang melekat seperti lambang, hymne dan sebagainya. Namun secara politik SBY justru mengecilkan jangkauan Partai Demokrat.

Publik menilai partai berlambang bintang mercy ini adalah partai keluarga dengan label made in Cikeas seperti juga dituduhkan kubu Moeldoko.

"Harusnya tak perlu malakukan langkah seperti itu (daftar lambang dan logo partai), (karena) dengan ditolaknya kepengurusan dan perubahan AD/ART Deliserdang oleh Kemenkumham, publik sudah melihat legitimasi SBY dan AHY sebagai "pemilik" demokrat," ujarnya.

Baca juga: Daftarkan Logo Demokrat, SBY Dinilai Paranoid demi Bangun Cikeas Corporation

Lebih jauh Arman menganggap, seharusnya sekarang Partai Demokrat lebih kencang lagi meraup pemilih dari berbagai segmen dengan mengedepankan profesionalitas organisasi yang terbuka, dinamis dan akomodatif serta membawa isu yang menjual di tengah segmen yang plural dan modern.

"Sehingga PD bisa terbang lebih tinggi tanpa dibayang bayangi label partai dinasti yang kurang menguntungkan pada pertarungan bebas perebutan konstituen," tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu hadapi Usul Penencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved