TNI-Polri Siap Tindak Tegas KKSB yang Kembali Menebar Teror
Senin, 12 April 2021 - 17:09 WIB
loading...
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali menebar aksi teror di Papua, untuk kesekian kalinya. Kali ini, satu unit helikopter jadi sasarannya. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali menebar aksi teror di dunia penerbangan di Papua untuk kesekian kalinya. Kali ini, satu unit helikopter jadi sasarannya.
Baca juga: KKSB Berulah Lagi, Bikin Aksi Teror dan Kekerasan di Intan Jaya
"Iya, benar. Tadi malam KKSB membakar 1 unit helikopter milik PT Ersa Eastern Avistion di Bandara Aminggaru Ilaga Kabupaten Puncak dan 4 orang pelaku sudah teridentifikasi," ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel CZI IGN Suriastawa dikonfirmasi wartawan, Senin (12/4/2021).
Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation itu dibakar KKSB di Bandar Udara (Bandara) Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Minggu (11/4/2021) malam. Adapun para pelaku pembakaran itu adalah Prenggen Telenggen, Abu Bakar Kogoya, Lerymayu Telenggen, dan Numbuk Telenggen.
"Ini merupakan aksi teror KKB yang kesekian kalinya terhadap dunia penerbangan di Papua, terakhir bulan lalu mereka menyandera pilot yang berkebangsaan Selandia Baru," kata Kapen Kogabwilhan.
Baca juga: KKSB Berulah Lagi, Bikin Aksi Teror dan Kekerasan di Intan Jaya
"Iya, benar. Tadi malam KKSB membakar 1 unit helikopter milik PT Ersa Eastern Avistion di Bandara Aminggaru Ilaga Kabupaten Puncak dan 4 orang pelaku sudah teridentifikasi," ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel CZI IGN Suriastawa dikonfirmasi wartawan, Senin (12/4/2021).
Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation itu dibakar KKSB di Bandar Udara (Bandara) Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Minggu (11/4/2021) malam. Adapun para pelaku pembakaran itu adalah Prenggen Telenggen, Abu Bakar Kogoya, Lerymayu Telenggen, dan Numbuk Telenggen.
"Ini merupakan aksi teror KKB yang kesekian kalinya terhadap dunia penerbangan di Papua, terakhir bulan lalu mereka menyandera pilot yang berkebangsaan Selandia Baru," kata Kapen Kogabwilhan.
Lihat Juga :