Bencana di NTT, Jokowi Minta Korban Hilang Terus Dicari
Jum'at, 09 April 2021 - 14:20 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengunjungi Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, di NTT, yang merupakan salah satu lokasi terdampak bencana yang disebabkan siklon tropis Seroja. Foto Biro Pers Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi mengunjungi Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, yang merupakan salah satu lokasi terdampak bencana yang disebabkan oleh siklon tropis Seroja.
Baca juga: Korban Bencana di NTT Dapat Pasokan Bantuan Air Siap Minum
"Saya berada di Desa Amakaka. Di mana bencana banjir bandang yang ada di Kabupaten Lembata ini korbannya paling banyak," kata Jokowi dalam keterangan persnya, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Pastikan Penanganan Bencana NTT Optimal
Dia mengatakan bahwa total korban meninggal akibat bencana yang terjadi di NTT mencapai 163 orang. Sementara itu masih ada 45 orang yang belum ditemukan.
"Ini yang akan terus kita usahakan agar yang dalam pencarian tadi bisa segera ditemukan," ungkapnya. Baca juga: Jokowi Lanjutkan Perjalanan ke Lokasi Bencana Pakai Heli Super Puma
Dia mengakui, kondisi lapangan saat ini cukup sulit untuk menemukan para korban yang hilang. Namun dia meminta agar pencarian terus dilakukan hingga ditemukan.
"Tapi kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu yang besar-besar, yang itu sangat menyulitkan juga alat-alat berat kita. Tetapi tadi sudah saya perintahkan agar terus dicari dan ditemukan yang masih hilang 45 orang," ujarnya.
Pada kesempatan itu Jokowi juga kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban bencana.
"Terakhir, saya secara pribadi dan mewakili pemerintah, mengucapkan duka yang mendalam atas korban yang ada. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, diberikan tempat yang terbaik, dan yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran," pungkasnya.
Baca juga: Korban Bencana di NTT Dapat Pasokan Bantuan Air Siap Minum
"Saya berada di Desa Amakaka. Di mana bencana banjir bandang yang ada di Kabupaten Lembata ini korbannya paling banyak," kata Jokowi dalam keterangan persnya, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Pastikan Penanganan Bencana NTT Optimal
Dia mengatakan bahwa total korban meninggal akibat bencana yang terjadi di NTT mencapai 163 orang. Sementara itu masih ada 45 orang yang belum ditemukan.
"Ini yang akan terus kita usahakan agar yang dalam pencarian tadi bisa segera ditemukan," ungkapnya. Baca juga: Jokowi Lanjutkan Perjalanan ke Lokasi Bencana Pakai Heli Super Puma
Dia mengakui, kondisi lapangan saat ini cukup sulit untuk menemukan para korban yang hilang. Namun dia meminta agar pencarian terus dilakukan hingga ditemukan.
"Tapi kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu yang besar-besar, yang itu sangat menyulitkan juga alat-alat berat kita. Tetapi tadi sudah saya perintahkan agar terus dicari dan ditemukan yang masih hilang 45 orang," ujarnya.
Pada kesempatan itu Jokowi juga kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban bencana.
"Terakhir, saya secara pribadi dan mewakili pemerintah, mengucapkan duka yang mendalam atas korban yang ada. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, diberikan tempat yang terbaik, dan yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :