Punya Basis Massa Sama, Popularitas Gus Ami Dinilai Mulai Tersaingi Menag

loading...
Punya Basis Massa Sama, Popularitas Gus Ami Dinilai Mulai Tersaingi Menag
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar nampak perlu mewaspadai manuver Menag Yaqut Kholil Qoumas yang kerap melempar pernyataan yang cenderung kontroversial. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar nampak perlu mewaspadai manuver Menteri Agama (Menag) Yaqut Kholil Qoumas yang kerap melempar pernyataan yang cenderung kontroversial.

Baca juga: Menag Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,3 T Subsidi Kuota Internet hingga Juli 2021

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai, pernyataan-pernyataan Ketua Umum GP Ansor telah membuat publik lebih mengenal Gus Yaqut dibandingkan dengan Ketum PKB yang saat ini akrab disapa Gus AMI itu.

"Kepopuleran Gus Yaqut bisa saja berbuah elektabilitas. Artinya, Gus AMI yang disebut-sebut bakal capres dari PKB akan mendapat saingan baru ke depannya," kata Fadhli, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Haji di Tengah Pandemi, Kemenag: Harus Ada Kesepakatan Ulama



Analis politik asal UIN Jakarta itu berpendapat, meski Gus Yaqut belum sama sekali terpantau lembaga survei sebagai bakal capres/cawapres PKB akan tetapi bukan tidak mungkin manuver Gus Yaqut sebagai Menag akan berbuah sentimen positif di masyarakat.

"Saya pikir posisi Gus Yaqut berada pada momentum yang tepat. Polarisasi politik identitas sedang berada pada masanya. Radikalisme, pluralisme menjadi isu hangat, tentunya ini akan menjadi panggung tersendiri bagi Beliau," terang Fadhli.

Menurutnya, jika Gus Yaqut dapat memanfaatkan momentum ini maka kemungkinan Gus Yaqut terjaring survei sebagai capres/cawapres potensial cukup terbuka.

"Tinggal bagaimana Gus Yaqut mengelola momentum, sehingga dia bisa dilirik publik sebagai Capres/cawapres," pungkasnya.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top