Legislator Golkar Perjuangkan 9.600 PLKB BKKBN Non ASN

Selasa, 06 April 2021 - 22:12 WIB
loading...
Legislator Golkar Perjuangkan...
Anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menilai peralihan status Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi ASN sangat penting. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menilai peralihan status Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Non Aparatur Sipil Negara ( ASN ) menjadi ASN sangat penting. Hal tersebut mengingat masa pengabdian mereka sudah cukup lama, namun nasib dan masa depannya tidak jelas.

Maka itu, Yahya Zaini akan memperjuangkan nasib PLKB Non ASN menjadi ASN. “Sementara tugas mereka sebagai front terdepan dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat semakin berat dan kompleks,” ujar Yahya Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX dengan Kepala BKKBN, di Gedung Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 6 April 2021. Baca juga: Kepala BKKBN: Pemprov Jatim Bisa Menjadi Contoh Dalam Penanganan Stunting

Yahya meminta BKKBN untuk mengusulkan 9.600 orang PLKB dalam rencana penerimaan CPNS atau PPPK yang menyediakan formasi sekitar 1,3 juta orang, dimana 1 juta untuk PPPK guru honorer, sedangkan sisanya untuk CPNS atau PPPK Kementerian dan Lembaga. “Jika mereka tidak bisa dimasukkan sebagai CPNS, bisa diakomodir dalam formasi PPPK. Yang penting, status dan nasib mereka bisa berubah menjadi ASN,” jelas Yahya.

Dengan perubahan status menjadi ASN, diyakini akan meningkatkan kinerja mereka dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Peningkatan kinerja tersebut sangat diperlukan untuk mendukung BKKBN melaksanakan tugas baru sebagai leading sector percepatan penurunan stunting, sebagaimana amanat Presiden Joko Widodo pada tanggal 25 Januari 2021 yang lalu.

“Status baru tersebut akan sangat menunjang peningkatan kinerja untuk mencapai target dan penugasan baru BKKBN yang ditetapkan presiden belum lama ini,” kata Politikus Partai Golkar ini.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar penurunan stunting bisa mencapai 14% pada tahun 2024 dari 27,6% sekarang ini. Karenanya, ia optimistis jika kinerja pegawai BKKBN dapat dioptimalkan target tersebut akan dapat tercapai. Baca juga: BKKBN Usulkan Konsep Baru Percepat Atasi Stunting

“Proses ini tentu pula harus didukung dengan adanya koordinasi yang baik dengan 11 Kementerian/Lembaga yang terlibat dalam penanganan stunting, termasuk dengan pemda dan pemdes di dalamnya,” tutup Anggota DPR RI dari Dapil VIII Jawa Timur ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Berita Terkini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved