Selamatkan Milenial dari Terorisme, Duta Dunia Maya Diminta Perkuat Jaringan

Rabu, 07 April 2021 - 12:25 WIB
loading...
Selamatkan Milenial...
Rakornas Duta Damai Dunia Maya 2021 di Parapat, Sumatera Utara, Senin 5 April 2021 malam. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Akhir bulan Maret kemarin, dua aksi terorisme terjadi di Indonesia. Pertama, bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar lalu penyerangan Mabes Polri. Ironisnya, dua aksi terorisme itu dilakukan oleh generasi milenial. Ketiga pelaku diketahui kelahiran tahun 1995.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar mengatakan, fakta itu membuktikan generasi milenial adalah sasaran utama penyebaran ideologi terorisme.

Mereka menjadi sasaran empuk kelompok teroris karena anak muda memiliki semangat belajar tinggi, ingin tahu gagasan baru, dan anak muda ketika alam pikirannya berubah tidak ada takutnya.

“Dengan penguasaan cyber space atau dunia maya, adik-adik duta damai dunia maya harus menguasai dunia maya. Jangan sampai dunia maya dikuasai konten atau narasi bernafaskan terorisme. Kita harus selamatkan anak muda kita jangan. Itu bukan wajah anak muda Indonesia. Mereka sudah dirasuki oleh pemikiran sesat yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, kemanusiaan, dan kebaikan,” tuturnya saat Rakornas Duta Damai Dunia Maya 2021 di Parapat, Sumatera Utara, Senin 5 April 2021 malam.

Dia menambahkan, duta damai dunia maya adalah empowering generasi muda Indonesia dalam menghadadapi penyebaran ideologi terorisme dan ideologi radikal intoleran.

Mereka adalah kaum milenial yang juga harapan bangsa di masa mendatang. Karena itu duta damai dunia maya mengemban tugas luhur untuk mengimplementasikan ideologi Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Dia mengajak kepada duta damai dunia maya dan generasi muda Indonesia pada umumnya bergerak uuntuk mencegah terjadinya bebagai potensi dari ideologi terorisme.

Dengan fenomena yang berkembang dan berhubungan dengan tugas BNPT, dia ingin segala bentuk ideologi yang bersifat kekerasan, apakah ada di Indonesia atau transnasional, jangan sampai merusak nilai luhur bangsa dan falsafah bangsa yang berlandaskan ideologi Pancasila

Dia menambahkan, manusia di dunia ini pasti ingin dalam kondisi damai dan bisa mengembangkan rasa cinta kasih, hidup harmoni karena manusia adalah makkhluk sosial sehingga tidak mungkin bisa hidup sendiri.

“Tidak ada di dunia makhluk bisa hidup sendiri. Kita harus jadi satu kesatuan, apalagi di Indonesia yang beragama agama, ras, suku, bahasa, dan lain-lain. Keragaman ini sekaligus potensi yang bisa menimbulkan friksi konflik di tengah masyarkat. Karena itu berbagai hal yang berpotensi memicu konflik itu harus dilawan dan dihilangkan,” tutur mantan Kapolda Papua ini.

Menurut dia, peran duta damai dunia maya selama ini sudah sangat bagus. Apalagi duta damai dunia maya tidak hanya melakukan aktivitas menyebarkan perdamaian di dunia maya saja, tetapi juga secara offline alias merangkul berbagai kalangan, diperluas jangkauannya sampai satu provinsi dan bisa melibatkan lintas sekolah, daerah.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Dampak Nyata Perang...
Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia
Zero Terrorist Attack...
Zero Terrorist Attack di Era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Lemkapi: Pencapaian Besar Polri
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved