Kuasa Hukum Miss Landscape Sebut Profesor M Tawar Biaya Damai Rp200 Juta

Selasa, 06 April 2021 - 20:34 WIB
loading...
A A A
"Dia datang ke kantor, ketemu. Ada buktinya, dia kirim ke saya, saya udah di kantor bang. Pertama, tidak ada unsur terpaksa, tidak ada di situ unsur tekanan. Nih ada saksi datang kan? Dia dateng dengan istrinya, saya ada juga keluarga saya, ada tim saya. Di situ saya bicarakan tentang bagaimana nasib Era ini, dalam hal ini anaknya, Galia," tuturnya.

Baca juga: Soal Tudingan Komisaris BUMN Telantarkan Anak, Ini Respons Kementerian

Sebelum meminta biaya pertanggungjawaban, Razman sebelumnya sudah mempertanyakan terlebih dahulu kepada Profesor M terkait kesediaannya menikahi Sierra. Namun tawaran itu ditolak lantaran statusnya sebagai pegawai negeri dan juga tidak mendapatkan restu dari istrinya.

Razman pun menegaskan bahwa permintaan biaya pertanggungjawaban datang dari Sierra. Dia selaku kuasa hukumnya hanya untuk bermaksud untuk memfasilitasinya saja.

"Yang saya bilang angka Rp1 miliar itu datangnya dari Era, Era minta pertanggungjawaban anaknya, logis dong. Anak umur 8 bulan, harus masuk TK, harus masuk SMP, harus masuk SMA, kuliah, wajar. Sangat kecil sekali itu, sangat kecil," katanya.

Pernyataan Razman ini membantah kronologi yang diceritakan kuasa hukum Profesor M. Dalam hal ini, kedatangan Prof M ke kantor Razman karena ada 'kesediaan' memberikan sejumlah uang sebagai bentuk 'pengakuan' atas anak yang dilahirkan ES adalah tidak benar. Fakta yang sebenarnya adalah Profesor M datang ke kantor hukum Razman Arif Nasution atas undangan Razman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Inarasati Dikabarkan...
Inarasati Dikabarkan sakit, Insanul Fahmi Doakan Cepat Sembuh
Denada Akhirnya Pamer...
Denada Akhirnya Pamer Foto Bareng Ressa Rizky: Alhamdulillah
Rekomendasi
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved