Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM

Selasa, 06 April 2021 - 14:20 WIB
loading...
Komnas HAM Sebut Polri...
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyebut sejumlah instansi negara yang paling sering diadukan masyarakat karena diduga terlibat di dalam pelanggaran HAM. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ), Ahmad Taufan Damanik menyebut sejumlah instansi negara yang paling sering diadukan masyarakat karena diduga terlibat di dalam pelanggaran HAM . Polri menjadi instansi yang menduduki peringkat teratas terkait hal tersebut.

Hal itu disampaikan Taufan saat memaparkan data penanganan aduan yang diterima Komnas HAM selama lima tahun terakhir ini. Data tersebut dipaparkan dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR. Baca juga: Telegram Kapolri Larang Media Tampilkan Arogansi Aparat, Ini Tanggapan DPR

"Kalau kita lihat statistiknya, yang paling banyak diadukan, Kepolisian Republik Indonesia, yang kedua korporasi, yang ketiga pemerintah daerah. Kemudian, tentu saja ada lembaga peradilan, pemerintah pusat, dalam hal ini beberapa kementerian-kementerian terkait, tapi tiga ini selalu menjadi yang tertinggi," ujar Taufan dalam paparannya, Selasa (6/4/2021).

Berdasarkan data yang dipaparkan, adapun rincian aduan yang diterima Komnas HAM di antaranya; kepolisian sebanyak 1992 kasus (43,9%), korporasi sebanyak 610 kasus (13,4%), pemerintah daerah sebanyak 530 kasus (11,6%), pemerintah pusat sebanyak 305 kasus (6,7%), dan lembaga peradilan sebanyak 289 kasus (6,3%).

Taufan menjelaskan ada dua jenis aduan pelanggaran HAM terhadap kepolisian. Pertama, kepolisian diadukan karena ada kasus yang memang menurut aduan itu dilakukan oleh aparat kepolisian. Sementara, jenis atau tipologi lainnya aduan tersebut dilakukan karena ada pihak lain yang pihak kepolisian dianggap tidak proper menangani penegakkan hukum atas kasus dugaan pelanggaran hak asasi manuasia.

Kendati demikian, kata dia, memang tidak seluruhnya aduan pelanggaran HAM terhadap kepolisian itu benar. Setelah dicek dan verifikasi kembali ditemukan aduan yang tidak berbasis pada data yang kuat. Baca juga: Komnas HAM: Indonesia Tidak Masukkan Hukuman Mati bagi Koruptor

"Tetapi tentu data-data statistik ini menunjukan memang harus ada perhatian yang khusus bagi kepolisian kita. Sehingga kepolisian kita bisa benar-benar menjadi kepercayaan masyarakat di dalam menegakan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan menjaga demokrasi di negeri kita yang kita cintai ini," paparnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
3 Artis Cantik Korea...
3 Artis Cantik Korea yang Sering Jadi Referensi Operasi Plastik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved