Banjir Bandang NTT-NTB Telan Banyak Korban, Jokowi Minta Tim SAR Ditambah
Selasa, 06 April 2021 - 10:45 WIB
loading...
Presiden Jokowi meminta tim SAR ditambah untuk mencari dan mengevakuasi banyaknya korban bencana di NTB dan NTT. Foto/dok.SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya melakukan pencarian dan penyelamatan kepada korban yang belum ditemukan pada musibah banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Jokowi juga meminta jajarannya menambah personel pencarian dan pertolongan (SAR) agar bisa menjangkau lebih banyak wilayah terdampak dan terisolir.
"Percepatan proses evakuasi, pencarian dan penyeleamatan korban yang belum ditemukan, ini saya minta Kepala BNPB, Kepala Basarnas dibantu dengan Panglima TNI dan Kapolri dengan seluruh jajarannya mengerahkan tambahan personel SAR," katanya saat rapat terbatas secara virtual, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: Dampak Bencana di NTT, 8.424 Orang Mengungsi
"Sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak, termasuk wilayah terisolir dan berbagai gugus pulau di NTT," tambahnya.
Jokowi juga meminta jajarannya menambah personel pencarian dan pertolongan (SAR) agar bisa menjangkau lebih banyak wilayah terdampak dan terisolir.
"Percepatan proses evakuasi, pencarian dan penyeleamatan korban yang belum ditemukan, ini saya minta Kepala BNPB, Kepala Basarnas dibantu dengan Panglima TNI dan Kapolri dengan seluruh jajarannya mengerahkan tambahan personel SAR," katanya saat rapat terbatas secara virtual, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: Dampak Bencana di NTT, 8.424 Orang Mengungsi
"Sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak, termasuk wilayah terisolir dan berbagai gugus pulau di NTT," tambahnya.
Lihat Juga :