Gus Ami: Ekonomi, Pendidikan dan UMKM Harus Jadi Prioritas Pemulihan Pascapandemi

Senin, 05 April 2021 - 15:58 WIB
loading...
Gus Ami: Ekonomi, Pendidikan...
Wakil Ketua Koordinator Bidang Kesra DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, ekonomi, pendidikan dan pemulihan UMKM harus jadi prioritas pemulihan pascapandemi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Angka kasus Covid-19 di Indonesia belakangan ini perlahan mulai menunjukkan tren penurunan, meskipun masih cukup tinggi. Data pada Minggu, 4 April 2021, tercatat 62.290 suspek terkait Covid-19 di Indonesia.

Wakil Ketua Koordinator Bidang Kesra DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, ada tiga hal yang harus menjadi prioritas pemulihan (recovery) pascapandemi. Pertama adalah recovery di bidang ekonomi, khususnya ekonomi pertanian. Kedua adalah pemulihan di sektor pendidikan.

"Sektor pendidikan menjadi korban yang sangat dahsyat dari pandemi ini, terutama pendidikan sekolah tingkat menengah yang tidak semua bisa mengikuti pola pendidikan online. Ini harus jadi prioritas penanganan pascapandemi," ujar Gus AMI- sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar saat membuka Muktamar Pemikiran Dosen PMII di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (5/4/2021). Baca juga: Pemerintah Izinkan Tarawih dan Salat Ied Berjamaah di Tengah Pandemi

Prioritas penanganan ketiga pascapandemi, kata Gus AMI, yakni pemulihan di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Tiga prioritas ini yang harus menjadi ujung tombak utama penanganan pascapademi. Saya kira ini harus digali dalam Muktamar ini agar bisa menangani keadaan dengan cepat," tutur Ketua Umum DPP PKB ini. Baca juga: Pesan Jokowi, Kader PMII Harus Menguasai Ilmu dan Teknologi

Gus AMI pun mengapresiasi gelaran Muktamar Pemikiran Dosen PMII yang pertama ini sebagai upaya untuk mencari pemikiran dan berbagai solusi kebangsaan di tengah pandemi Covid-19. "Di tengah dahaga keadaan, di tengah mencari solusi yang tepat dan efektif, lahir gagasan berfikir menggunakan kajian dan teori di kampus dan luar kampus untuk bersama mencari, menggagas, menyiapkan masa depan. Bagi saya sebagai ketua parpol optimistis dengan Muktamar ini," katanya.

Dia berharap melalui Muktamar Pemikiran Dosen PMII ini akan lahir berbagai solusi penting bagi kehidupan bernegara dan berbangsa di masa yang akan datang. "Saya pribadi yang berjuang di jalur politik, saya menggantungkan kepada senior-senior pemikir jalan keluar terbaik untuk Indonesia masa depan sehingga kita bisa cepat mengatasi problem kebangsaan, baik ekonomi, politik dan sosial," katanya.

Gus AMI yang juga mantan ketua umum PB PMII juga berharap para kader PMII di seluruh Indonesia untuk ikut menyiapkan masa depan bangsa menjadi lebih kreatif. "Ini Muktamar digelar di Tulungagung, jauh dari sumber pertumbuhan, tapi bukan berarti Tulungagung ketinggalan. Sejak ditemukan teknologi informasi canggih, tempat bukan jadi masalah kemajuan. Terpenting dari kemajuan dan persaingan adalah produk dan hasil yang dilakukannya. Saya berharap dari Tulungagung lahir pikiran-pikiran, gagasan, solusi dari para dosen dan intelektual," katanya.

Menurutnya, bukan hanya sumber daya manusia (SDM) yang harus ditata, tapi tata kelola perguruan tinggi juga harus dievaluasi untuk menghadapi masa depan. "Saya sudah bertemu dengan Pak Mendikbud Nadiem Makarim, salah satu titik temu dengan Pak Nadiem agar proses belajar mengajar di perguruan tinggi tidak memakan waktu panjang. Separuh waktu di kampus harus digunakan untuk memingkatkan kapasitas, skill mahasiswa," urainya.

Dalam pidatonya, Gus AMI juga menyinggung bahwa bicara mengenai masa depan Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan Islam. Pun sebaliknya, Islam tidak bisa dipisahkan dari Indonesia. "Kalau bicara Indonesia pasti bicara Islam. Ada yang coba memisahkan, tapi faktanya ketika kita bicara Indonesia harus ada kekuatan Islam. Indonesia tak akan maju tanpa keterlibatan PMII baik yang masih aktif maupun yang sudah alumni," tuturnya.

Hadir dalam Muktamar Pemikiran Dosen PMII tersebut antara lain Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid, Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua Komisi IV DPR Anggia Ermarini, Ketua Umum PB IKA PMII Ahmad Muqowwam, serta para dosen dan rektor dari berbagai perguruan tinggi. Hadir pula secara virtual Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, dan sejumlah tokoh penting lain.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved