AHY Didorong Bersaing dengan Anies, Demokrat: Kami Sedang Fokus Konsolidasi
Minggu, 04 April 2021 - 17:17 WIB
loading...
Usulan Kubu Moeldoko agar AHY menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada 2024 mendatang tidak diambil pusing oleh kubu putra sulung Presiden RI Keenam SBY itu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Usulan Kubu Moeldoko agar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada 2024 mendatang tidak diambil pusing oleh kubu putra sulung Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Baca juga: Soal Kerumunan Habib Rizieq, Anies dan Artis, Ustaz Tengku: Buzzer Keselek Jengkol Ya?
Adapun alasan Kubu Moeldoko yakni, usulan pencalonan AHY menjadi Cagub DKI untuk menguji elektabilitasnya melawan petahana Anies Baswedan.
Baca juga: Menang Lawan Moeldoko dkk, Peluang AHY Berlaga di Pilpres 2024 Kian Terbuka
"Tidak ada yang perlu ditanggapi dari statemen gerombolan ini, karena mereka bukan siapa-siapa, dan tidak ada hubungannya dengan Partai Demokrat," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada SINDOnews, Minggu (4/4/2021).
Baca juga: Kubu Moeldoko Usulkan AHY Nyalon Gubernur Lagi di DKI Jakarta
Herzaky mengatakan, pendukung Moeldoko masih terus menggunakan nama dan atribut Partai Demokrat. Padahal, kata dia, pendukung Moeldoko sama sekali tidak punya hak. "Nanti urusannya dengan tim hukum kami," ujarnya.
Dia pun menyampaikan terimakasih kepada media massa yang telah memberikan banyak bukti berupa rekam jejak digital mengenai perilaku gerombolan yang terus mengaku-ngaku sebagai Partai Demokrat itu.
"Partai Demokrat saat ini sedang fokus konsolidasi internal, dengan kader-kader yang terbukti loyalitas, soliditas, kekompakan, dan militansinya," katanya.
Dengan demikian kata dia, Partai Demokrat bisa segera kembali mengoptimalkan kerja-kerja politiknya membantu rakyat terdampak pandemi. "Seperti yang sudah kami lakukan selama setahun terakhir bersama kepemimpinan Ketum AHY," pungkasnya.
Baca juga: Soal Kerumunan Habib Rizieq, Anies dan Artis, Ustaz Tengku: Buzzer Keselek Jengkol Ya?
Adapun alasan Kubu Moeldoko yakni, usulan pencalonan AHY menjadi Cagub DKI untuk menguji elektabilitasnya melawan petahana Anies Baswedan.
Baca juga: Menang Lawan Moeldoko dkk, Peluang AHY Berlaga di Pilpres 2024 Kian Terbuka
"Tidak ada yang perlu ditanggapi dari statemen gerombolan ini, karena mereka bukan siapa-siapa, dan tidak ada hubungannya dengan Partai Demokrat," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada SINDOnews, Minggu (4/4/2021).
Baca juga: Kubu Moeldoko Usulkan AHY Nyalon Gubernur Lagi di DKI Jakarta
Herzaky mengatakan, pendukung Moeldoko masih terus menggunakan nama dan atribut Partai Demokrat. Padahal, kata dia, pendukung Moeldoko sama sekali tidak punya hak. "Nanti urusannya dengan tim hukum kami," ujarnya.
Dia pun menyampaikan terimakasih kepada media massa yang telah memberikan banyak bukti berupa rekam jejak digital mengenai perilaku gerombolan yang terus mengaku-ngaku sebagai Partai Demokrat itu.
"Partai Demokrat saat ini sedang fokus konsolidasi internal, dengan kader-kader yang terbukti loyalitas, soliditas, kekompakan, dan militansinya," katanya.
Dengan demikian kata dia, Partai Demokrat bisa segera kembali mengoptimalkan kerja-kerja politiknya membantu rakyat terdampak pandemi. "Seperti yang sudah kami lakukan selama setahun terakhir bersama kepemimpinan Ketum AHY," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :