Survei SMRC Sebut Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi 77%

Kamis, 01 April 2021 - 18:12 WIB
loading...
Survei SMRC Sebut Tingkat...
Lembaga survei SMRC menunjukkan tingkat kepuasan warga terhadap kinerja Presiden Jokowi sekitar 77%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis temuan terbarunya. Salah satu hasil survei nya itu menunjukkan tingkat kepuasan warga terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekitar 77%.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas menyampaikan angka itu merupakan angka tertinggi dalam tingkat kepuasan terhadap presiden sejak Januari 2019. Dia menyebut, pada Juni 2019, persentase warga yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi sempat mencapai titik terendah pada angka 62%. “Jadi bila sekarang 77% warga menyatakan puas terhadap kinerja presiden, ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan, terutama mengingat adanya wabah Covid-19,” ujar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/4/2021). Baca juga: Jokowi Minta Masyarakat Harus Semakin Cerdas dan Kritis Sikapi Informasi

Abbas melanjutkan, hasil survei ini juga menunjukkan 69% warga puas dengan bagaimana pemerintah menangani Covid-19. Hal ini menujukkan adanya peningkatan dari angka pada Oktober 2020 yang mencapai 61%. Sebaliknya yang menyatakan tidak atau kurang puas dengan bagaimana pemerintah menangani Covid-19 saat ini hanya 29%. Angka ini menunjukkan penurunan tajam dibandingkan pada Oktober 2020 yang mencapai 38%. Baca juga: Mabes Polri Diserang, Jokowi: Tak Ada Tempat bagi Terorisme di Tanah Air

Tak hanya itu, survei ini juga menunjukkan tingkat kepuasan warga terhadap kerja pemerintah pusat menangani pemulihan ekonomi akibat Covid-19 mencapai 61%. Sementara yang menyatakan tidak atau kurang puas hanya 36%. “Kepuasan ini mengindikasikan adanya peningkatan kepercayaan dan optimisme masyarakat terhadap Presiden Jokowi dan pemerintahannya,” ujar dia.

Survei nasional SMRC itu dilakukan pada 28 Februari-8 Maret 2021 dengan melibatkan 1.064 responden yang dipilih secara random (acak) dan di wawancara secara tatap muka. Adapun, Margin of error penelitian adalah ± 3.07%.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Berita Terkini
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved