Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Lambat

Kamis, 01 April 2021 - 17:41 WIB
loading...
Kemenkes Sebut Vaksinasi...
Kemenkes melaporkan hingga 1 April 2021 suntikan vaksinasi Covid-19 untuk orang lanjut usia (Lansia) baru mencapai 7,71% dosis pertama atau 1.661.036 orang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan hingga 1 April 2021 suntikan vaksinasi Covid-19 untuk orang lanjut usia (Lansia) baru mencapai 7,71% dosis pertama atau 1.661.036 orang. Dan lansia yang mendapatkan dosis kedua baru 208.446 orang.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu pun mengakui bahwa vaksinasi Covid-19 untuk lansia lebih lambat dibandingkan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik. “Vaksinasi pada lansia pada tahap 2 ini memang masih lambat, karena dari target 21,6 juta, saat ini baru sekitar 1,5 jutaan lansia yang divaksin. Kalah dari pelayanan publik, jauh angkanya hampir 5 jutaan,” ungkap Maxi dikutip dari kanal Youtube KPC PEN, Kamis (1/4/2021). Baca juga: Update Corona 1 April 2021: Positif 1.517.854 Orang, 1.355.578 Sembuh, dan 41.054 Meninggal

Dari target 17.327.169 juta pekerja publik yang harus divaksinasi, saat ini sudah mencapai 29,95% atau sekitar 5.190.314 orang dengan suntikan dosis pertama dan 2.333.418 orang suntikan kedua. Maxi pun meminta Pemerintah Daerah untuk memperhatikan hal ini. Pasalnya, kelompok lansia adalah yang paling rentan terpapar Covid-19. “Ini yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah Daerah, bagaimana memprioritaskan lansia untuk datang ke tempat-tempat ataupun membuka pos-pos pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Namun begitu, Maxi mengatakan bahwa Dinas Kesehatan setempat telah berkomitmen untuk mendukung program vaksinasi Covid-19. Bahkan, Dinkes juga langsung mendatangi para lansia. Sayangnya, hanya 25% saja yang bersedia divaksinasi. Keengganan lansia ini karena adanya proteksi dari anggota keluarga khususnya anak-anaknya. “Lansia dan Dinkes sudah komitmen, sudah door to door ke apartemen, sudah janjian. Tapi begitu petugas datang, yang 25% saja yang mau. Karena kebanyakan diproteksi anak-anaknya,” ungkap Maxi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved