Moeldoko Perlu Tiru Amien Rais yang Berani Bikin Partai Ummat
Kamis, 01 April 2021 - 14:44 WIB
loading...
Moeldoko. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko disarankan untuk meniru Amien Rais yang berani membuat partai baru, yakni Partai Ummat , setelah keluar dari PAN.
Diketahui, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah memutuskan menolak untuk mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umumnya.
"Bagusnya buat partai baru. Atau Moeldoko Cs menyebar masuk partai-partai lain selain Demokrat," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: Cara Kader Demokrat Pro AHY Rayakan Keputusan Pemerintah Tolak Kubu Moeldoko
Ujang mengatakan, bagi Amien Rais membuat partai baru yang bernama Partai Ummat yang tak terlalu sulit. Karena, Amien Rais punya pengalaman mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN). Kemudian, kata dia, Amien Rais punya basis massa dukungan dari akar rumput kalangan Muhammadiyah. "Kita tahu Amien Rais pernah jadi Ketua Umum Muhammadiyah," tutur Ujang.
Diketahui, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah memutuskan menolak untuk mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umumnya.
"Bagusnya buat partai baru. Atau Moeldoko Cs menyebar masuk partai-partai lain selain Demokrat," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: Cara Kader Demokrat Pro AHY Rayakan Keputusan Pemerintah Tolak Kubu Moeldoko
Ujang mengatakan, bagi Amien Rais membuat partai baru yang bernama Partai Ummat yang tak terlalu sulit. Karena, Amien Rais punya pengalaman mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN). Kemudian, kata dia, Amien Rais punya basis massa dukungan dari akar rumput kalangan Muhammadiyah. "Kita tahu Amien Rais pernah jadi Ketua Umum Muhammadiyah," tutur Ujang.
Lihat Juga :