Tanggapi Moeldoko, Wasekjen Demokrat: Seolah Dia Paling Hebat di Republik
Senin, 29 Maret 2021 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, lanjut Irwan, pernyataan Moeldoko juga mengafirmasi bahwa dia adalah sosok eksternal yang tidak memahami psikologis dan platform Partai Demokrat. Karena sesungghnya, tidak ada pertarungan ideologis atau tarik menarik ideologi di dalam Partai Demokrat itu sendiri.
"Demokrat tetap pada ideologi dan platformnya sebagai partai nasionalis-religius. Begitupun dengan jalan dan kebijakan politiknya dalam dinamika berbangsa dan bernegara," kata Irwan Fecho.
Menurut dia, tindakan dan pernyataan Moeldoko selalu merusak fokus, konsentrasi dan stabilitas politik bangsa dan negara. Moeldoko jangan memanasi situasi politik dengan pernyataan tidak perlu, apalagi terhadap sesuatu yang tidak diketahuinya dan hanya masih sebatas analisa. Publik semakin dibuat bingung dan takut dengan pernyataan-pernyataan dan tindakan Moeldoko terkait situasi politik nasional.
"Sesungguhnya pernyataan Moeldoko tersebut tidak patut pada situasi Presiden dan jajaran kabinet lainnya sedang fokus pemulihan ekonomi nasional," tukas Legislator asal Kalimantan Timur (Kaltim) itu
Lebih dari itu, Irwan percaya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu mengelola bangsa dan negara tanpa Moeldoko sampai dengan 2024, ketika pemilu akan kembali dilaksanakan. Situasi perpolitikan pada 2024 tentu diharapkan tetap berlangsung secara demokratis dan konstitusional. Baca juga: Sikapi Omongan Moeldoko, Rachland Nashidik: Kader Demokrat Tak Akan Diam!
"Semua itu akan terjadi dengan menjauhkan istana tidak hanya dari tubuh Moeldoko, namun juga dari pikirannya, imajinasinya dan tindakannya yang tidak memiliki basis moral politik," tandasnya.
"Demokrat tetap pada ideologi dan platformnya sebagai partai nasionalis-religius. Begitupun dengan jalan dan kebijakan politiknya dalam dinamika berbangsa dan bernegara," kata Irwan Fecho.
Menurut dia, tindakan dan pernyataan Moeldoko selalu merusak fokus, konsentrasi dan stabilitas politik bangsa dan negara. Moeldoko jangan memanasi situasi politik dengan pernyataan tidak perlu, apalagi terhadap sesuatu yang tidak diketahuinya dan hanya masih sebatas analisa. Publik semakin dibuat bingung dan takut dengan pernyataan-pernyataan dan tindakan Moeldoko terkait situasi politik nasional.
"Sesungguhnya pernyataan Moeldoko tersebut tidak patut pada situasi Presiden dan jajaran kabinet lainnya sedang fokus pemulihan ekonomi nasional," tukas Legislator asal Kalimantan Timur (Kaltim) itu
Lebih dari itu, Irwan percaya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu mengelola bangsa dan negara tanpa Moeldoko sampai dengan 2024, ketika pemilu akan kembali dilaksanakan. Situasi perpolitikan pada 2024 tentu diharapkan tetap berlangsung secara demokratis dan konstitusional. Baca juga: Sikapi Omongan Moeldoko, Rachland Nashidik: Kader Demokrat Tak Akan Diam!
"Semua itu akan terjadi dengan menjauhkan istana tidak hanya dari tubuh Moeldoko, namun juga dari pikirannya, imajinasinya dan tindakannya yang tidak memiliki basis moral politik," tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :