Ini Jajaran Kendaraan Tempur Andalan Kavaleri di Indonesia

Minggu, 28 Maret 2021 - 23:28 WIB
loading...
Ini Jajaran Kendaraan...
Letda Kav Syafii sebagai Danton 3 Kompi 2 Dendemlat Pusdikkav menerangkan sejumlah kendaraan tempur (ranpur) yang digunakan di satuan Kavaleri se-Indonesia. SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A A A
BANDUNG - Dalam kegiatan Press Tour yang digelar oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), awak media mendapat kesempatan untuk melihat deretan Kendaraan Tempur (Ranpur) yang biasa digunakan untuk berlatih di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav), Padalarang, Jawa Barat. Letda Kav Syafi'i sebagai Danton 3 Kompi 2 Dendemlat Pusdikkav menerangkan sejumlah Ranpur yang digunakan di satuan Kavaleri se-Indonesia.

"Saya akan menjelaskan Ranpur-ranpur yang digunakan dalam jajaran kavaleri di Indonesia. Pertama panser Commando Scott buatan dari Amerika dengan senjata utama M60 kaliber 7,62 MM digunakan oleh satuan kavaleri Paspampres yang berada di Jakarta," kata Syafi'i di Pusdikkav, Padalarang, Jawa Barat, Sabtu (27/3/2021).

Ia menambahkan, beberapa kendaraan tempur lainnya seperti Panser V 150 buatan Amerikarika Serikat dengan jumlah awak ranpur 8 personel. Senjata utama Panser V 150 adalah M60 Kaliber 7,62 mm. (Baca juga; KSAL Ajukan Modernisasi Ranpur Amfibi dan KRI ke Kemhan )

Ranpur selanjutnya, ada Panser Tarantula dari Korea dengan sejata utama Canon kaliber 90 mm diawaki 3 orang. Tarantula digunakan oleh kavaleri di Indonesia, di antaranya Kompi Kavaleri 2 di Yogjakarta, Sidoarjo, Bandung, dan Pekanbaru.

"Perbedaan antara tank dan panser terletak di rodanya. Untuk panser menggunakan ban dan tank menggunakan rantai," tegas Syafi'i. (Baca juga; Melihat Bongkar Pasang Meriam dan Reparasi Tank Ala Siswa Pusdikpal Kodiklatad Cimahi )

Ini Jajaran Kendaraan Tempur Andalan Kavaleri di Indonesia


Ranpur selanjutnya, adalah tank Scorpion buatan Inggris dengan senjata utama canon 90 mm diawaki oleh 3 personel. Ada Ranpur AMX APC (Angkut Personel) karena dapat mengangkut satu regu kavaleri dengan senjata utama kaliber 17,7 mm. "Walau ranpur tua tapi masih bisa digunakan di lapangan," ungkapnya.

Selain itu masih ada lagi sejumlah ranpur seperti buatan Perancis dan dua buatan Jerman yakni Leopard DTV dan Leopard 2A4. Di Pusdikkav, sebelum para siswa praktik langsung, terlebih dahulu belajar menggunakan simulator.

Gunnery Skill Trainer Letda Kav Gamas Putra Adi Danton III Kompi Tank Dendemlat mengatakan, siswa dibagi dua pelatihan. "Ada yang kursus menembak dan mengemudi. Meskipun tempat berbeda mereka disatukan dalam satu latihan. Untuk mendidik satu penembak butuh waktu 1,5 bulan, dimulai dari teori, praktik, simulasi, dan latihan menembak," katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
TNI AD Turun Perkuat...
TNI AD Turun Perkuat Patroli Antibegal, Kadispenad: Penindakan Tetap Wewenang Polisi
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved