Politikus PDIP: Megawati Siap Diganti, Tak Perlu Impor Pemain

Sabtu, 27 Maret 2021 - 11:55 WIB
loading...
Politikus PDIP: Megawati...
Politikus PDIP Effendi Simbolon menyatakan Megawati Soekarnoputri menyadari keniscayaan regenerasi sehingga membuka kesempatan kepada kader tanpa perlu mengimpor orang dari luar partai. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus PDIP Effendi Simbolon mengungkapkan ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri siap diganti. Pernyataan yang disampaikan dalam peluncuran buku beberapa waktu lalu ini menunjukkan kesadaran Megawati soal keniscayaan regenerasi dalam partai politik.

“Yang saya pahami bahwa pernyataan beliau di kami di internal dalam berbagai kesempatan, kongres, rakernas memang beberapa kali dilontarkan oleh beliau. Pada hakikatnya beliau menyadari keniscayaan perubahan dan regenerasi, bahkan beliau mempersiapkan para kader muda, menengah seperti usia saya ini untuk terus maju,” kata Effendi Effendi dalam diskusi Polemik Triyaya yang bertajuk “Senjakala Regenerasi Parpol” yang disiarkan daring di kanal Youtube MNC Trijaya, Sabtu (26/3/2021).

Baca juga: Tolak Presiden Tiga Periode, Megawati Lebarkan Jalan Duet Prabowo-Puan?

Anggota Komisi I DPR ini menjelaskan, Megawati terbuka akan regenerasi. Dalam pemilihan pucuk pimpinan di PDIP tidak ada politik uang apalagi sampai mengimpor tokoh dari luar parpol seperti yang terjadi di partai lain.

“Kalau beliau menyampaikan ke publik bahwa di PDIP tdk ada budaya yang disinyalir ada money politics untuk mendapatkan suara, apalagi model mengambil pemain dari luar, impor dari luar, naturalisasi,” ujarnya.

Bahkan, Effendi menilai Megawati tengah mengunakan bahasa sufi dan kader PDIP pasti memahami apa yang disampaikan itu. Bahwa kaderisasi dan regenerasi di PDIP mengalir terus.

“Bahwa figur yang melakat sebangun dengan partai itu sendiri, dari PNI, muncul Partai Nasional, menjadi PDI, lalu ada reinkarnasi baru lagi PDI Perjuangan yang an sich dengan figur PDIP,” terang Effendi.

Baca juga: Kisruh Demokrat, Moeldoko Bisa Jadi Sandungan AHY di Pilpres 2024?

Menurut Effendi, Megawati juga menjalani kaderisasi dengan menjadi ketua cabang di Cempaka Putih. Jadi, proses kelahiran PDIP sampai saat ini sangat panjang, dan regenerasi yang dimaksud Megawati sudah terjadi, terbukti saat seorang Joko Widodo (Jokowi) dicalonkan dan terpilih menjadi Presiden hingga hari ini.

“Statement beliau betul adanya, di kami dan salah satu Pak Jokowi, Mas Ganjar bahkan sudah muncul generasi adiknya Hensat (analis politik KedaiKOPI), adiknya Mas Kamrussamad (politikus Gerindra), Mas Indra (politikus PKS), Mas Gibran (Wali Kota Solo/putra Jokowi),” ungkapnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved