Kubu Moeldoko: Jarak Hambalang Ternyata Lebih Dekat ke Cikeas daripada Duren Sawit
Jum'at, 26 Maret 2021 - 08:35 WIB
loading...
Juru Bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad menyebut kasus Hambalang lebih dekat ke Cikeas ketimbang Anas Urbaningrum. Foto/youtube
A
A
A
JAKARTA - Kasus megakorupsi pembangunan Wisma Atlet Hambalang, Bogor, kembali dihidupkan kubu Moeldoko dalam perseteruan melawan kubu Cikeas, Dalam konferensi pers di Hambalang, Kamis (25/3/2021), Max Sopacua menyebutkan bangunan wisma atlet juga menjadi cikal bakal runtuhnya elektabilitas Partai Demokrat .
Max juga mengatakan kasus dugaan korupsi wisma atlet masih menyimpan misteri lantaran masih ada pihak-pihak atau disebutnya sosok yang belum tersentuh hukum hingga sekarang. Dia lantas menyebut nama Ibas yang pernah terungkap dalam persidangan.
Baca juga: Akankah Hambalang Jadi Poin Awal Perlawanan Demokrat Kubu Moeldoko?
Juru bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad mengamini bahwa Hambalang memiliki nilai sejarah bagi Partai Demokrat. "Melalui Hambalang inilah SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, red) pertama kali mengkudeta (mantan) Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum," ujar Rahmad saat dihubungi, Jumat (26/3/2021).
Rahmad mengaku memiliki alasan kenapa Hambalang menjadi cikal bakal munculnya kudeta politik di tubuh Partai Demokrat. Dia menilai, saat itu kubu Cikeas dianggap gagal menghalau dominasi politik kelompok Anas Urbaningrum yang memegang tampuk pemimpin tertinggi di partai tersebut.
Max juga mengatakan kasus dugaan korupsi wisma atlet masih menyimpan misteri lantaran masih ada pihak-pihak atau disebutnya sosok yang belum tersentuh hukum hingga sekarang. Dia lantas menyebut nama Ibas yang pernah terungkap dalam persidangan.
Baca juga: Akankah Hambalang Jadi Poin Awal Perlawanan Demokrat Kubu Moeldoko?
Juru bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad mengamini bahwa Hambalang memiliki nilai sejarah bagi Partai Demokrat. "Melalui Hambalang inilah SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, red) pertama kali mengkudeta (mantan) Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum," ujar Rahmad saat dihubungi, Jumat (26/3/2021).
Rahmad mengaku memiliki alasan kenapa Hambalang menjadi cikal bakal munculnya kudeta politik di tubuh Partai Demokrat. Dia menilai, saat itu kubu Cikeas dianggap gagal menghalau dominasi politik kelompok Anas Urbaningrum yang memegang tampuk pemimpin tertinggi di partai tersebut.
Lihat Juga :