Plus Minus bagi Pemerintah Kalau Demokrat Kubu Moeldoko Disahkan

Kamis, 25 Maret 2021 - 11:16 WIB
loading...
Plus Minus bagi Pemerintah...
Ada keuntungan namun juga kerugian bagi pemerintah sendiri bila mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham ) belum mengesahkan struktur kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Kubu Moeldoko diketahui sedang melengkapi berkas yang diperlukan.

Nah, jika Kemenkumham mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Direktur Eksekutif Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Kunto Adi Wibowo mengungkapkan ada plus dan minusnya bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya tentu saja kalau kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB disahkan oleh Kemenkumham, ya lebih banyak positifnya daripada negatifnya bagi pemerintah," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Terancam Jadi Oposisi Tunggal Gara-gara Kisruh Demokrat, Rezeki buat PKS di 2024

Kunto menjelaskan, salah satu keuntungannya adalah dukungan kepada pemerintah di legislatif akan semakin kuat dan semakin besar. Sebab, Moeldoko adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), otomatis membawa Partai Demokrat mendukung pemerintah.

"Yang recokin (pemerintah) makin sedikit dan pemerintah bisa fokus dengan agenda-agendanya, itu jelas keuntungan yang besar secara politik bagi pemerintah dan partai yang berkuasa saat ini," kata Kunto.

Kemudian, Kunto membeberkan sisi negatif bagi pemerintah jika Kemenkumham mengesahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko.

"Kalau negatifnya saya pikir adalah lebih pada ketidakpercayaan warga atau publik terhadap komitmen demokratisasi dari Pemerintahan Jokowi saat ini karena apa yang terjadi yaitu take over partai politik secara paksa itu dilakukan di saat kepemimpinan Jokowi dan Jokowi tidak melakukan apa-apa untuk mencegahnya," ujar Kunto.

Baca juga: Siang Nanti Nazaruddin Blak-blakan soal Korupsi Hambalang? Kubu Moeldoko: Kita Lihat Nanti

Menurut Kunto, apa yang melanda Partai Demokrat saat ini menjadi preseden buruk bagi semua partai politik di Indonesia. "Ancamannya nyata bahwa kapan saja, siapapun partainya bisa di-take over dengan mudah, apalagi kalau dapat dukungan dari pemerintah atau paling tidak anggota partai yang akan di take over itu memang istilahnya oportunis," imbuhnya.

Menurut dia, kesadaran seperti itu hanya sedikit dari publik di Indonesia. "Yang aware dan menyuarakan hal ini, jadi sepenuhnya menurut saya pemerintah lebih banyak dapat untungnya daripada ruginya," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved