Vaksin Tak Batalkan Puasa, Ormas Islam Diminta Bantu Sosialisasi
Rabu, 24 Maret 2021 - 17:54 WIB
loading...
Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi mengatakan, sebagaimana yang telah ditetapkan bahwa tidak ada masalah dilakukan vaksinasi saat bulan puasa. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres), Masduki Baidlowi mengatakan, sebagaimana yang telah ditetapkan bahwa tidak ada masalah dilakukan vaksinasi saat bulan puasa. Pasalnya vaksinasi tidak membatalkan puasa.
Baca juga: DPR Minta Jangan Ada Dulu Wacana Sertifikat Vaksin Jadi Dokumen Perjalanan
"Karena vaksin itu masuk tidak di lubang yang memang manusia diciptakan oleh Allah ada lubang2 tertentu. Misalnya kayak lubang mulut, kalau itu memang membatalkan puasa. Sementara vaksin ini kan tidak," kata Masduki, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Pascavaksinasi, Tingkat Kunjungan Wisata ke Pangandaran Meningkat
Dia pun meminta tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas) Islam ikut membantu dalam mensosialisasikan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa. Dengan begitu pelaksanaan vaksinasi di bulan puasa dapat berjalan baik.
Baca juga: Jaga Imunitas, Karateka Pelatnas Divaksin Covid-19
"Tokoh-tokoh masyarakat keagamaan. Misalnya ormas-ormas kayak Muhammadiyah, MUI, Nahdlatul Ulama, pers dan lain-lain itu perlu melakukan imbauan-imbauan secara intensif bahwa vaksinasi di bulan Ramadhan itu tidak masalah. Jadi kita libatkanlah seluruh stakeholder bagaimana agar vaksinasi ini bisa berjalan bagus di bulan Ramadhan," ujarnya.
Masduki berharap hal ini terus digalakkan baik di media mainstream maupun media sosial. "Nah ini tolong saya kira masyarakat dikasih tahu oleh teman-teman media dan media sosial dan yang lain-lain bahwa itu tidak membatalkan. Ini yang perlu digalakkan, perlu sosialisasi secara masif," tuturnya.
Baca juga: DPR Minta Jangan Ada Dulu Wacana Sertifikat Vaksin Jadi Dokumen Perjalanan
"Karena vaksin itu masuk tidak di lubang yang memang manusia diciptakan oleh Allah ada lubang2 tertentu. Misalnya kayak lubang mulut, kalau itu memang membatalkan puasa. Sementara vaksin ini kan tidak," kata Masduki, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Pascavaksinasi, Tingkat Kunjungan Wisata ke Pangandaran Meningkat
Dia pun meminta tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas) Islam ikut membantu dalam mensosialisasikan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa. Dengan begitu pelaksanaan vaksinasi di bulan puasa dapat berjalan baik.
Baca juga: Jaga Imunitas, Karateka Pelatnas Divaksin Covid-19
"Tokoh-tokoh masyarakat keagamaan. Misalnya ormas-ormas kayak Muhammadiyah, MUI, Nahdlatul Ulama, pers dan lain-lain itu perlu melakukan imbauan-imbauan secara intensif bahwa vaksinasi di bulan Ramadhan itu tidak masalah. Jadi kita libatkanlah seluruh stakeholder bagaimana agar vaksinasi ini bisa berjalan bagus di bulan Ramadhan," ujarnya.
Masduki berharap hal ini terus digalakkan baik di media mainstream maupun media sosial. "Nah ini tolong saya kira masyarakat dikasih tahu oleh teman-teman media dan media sosial dan yang lain-lain bahwa itu tidak membatalkan. Ini yang perlu digalakkan, perlu sosialisasi secara masif," tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :