BP2MI Endus Keterlibatan Oknum Petugas Imigrasi dalam Pengiriman TKI Ilegal

Senin, 22 Maret 2021 - 20:33 WIB
loading...
BP2MI Endus Keterlibatan...
Ketua BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan pihaknya sudah mencium aroma kejahatan yang dilakukan para penjahat berseragam. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) mencium banyaknya oknum petugas Imigrasi yang meloloskan calon tenaga kerja Indonesia ( TKI ) ilegal berangkat ke luar negeri. Mereka pun mengancam akan melaporkan hal itu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena kerap menjual manusia demi keuntungan pribadi mereka.

Ketua BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan pihaknya sudah mencium aroma kejahatan yang dilakukan para penjahat berseragam. Dimana ia menyebut Tenaga Kerja Wanita (TKW) kerap dikirim melalui Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Juanda. Baca juga: Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu Asal Malaysia Lewat TKI Ilegal

"Saya sudah informasi dan datanya dan di dua bandara itu yang kerap dijadikan untuk pengiriman tenaga kerja ilegal," ujar Benny dalam keterangannya, Senin (22/3/2021).

Dikatakan Benny, dengan upaya yang dilakukan oknum petugas berseragam itulah yang membuat pengiriman TKW masih terus terjadi. Pasalnya, mereka pun memasang tarif agar bisa meloloskan tenaga kerja berangkat, satu orang dibanderol Rp2 juta.

"Datanya sedang saya kumpulkan, dalam waktu dekat saya akan laporkan temuan ini ke Bapak Presiden. Karena di tengah moraturium, masih ada saja oknum yang bermain," tegasnya.

Selain oknum petugas Imigrasi yang terlibat dalam penjualan manusia ke luar negeri ini, kata Benny, masih banyak oknum yang juga ikut di dalamnya. Mulai dari polisi, TNI, oknum Kementerian Tenaga Kerja, hingga oknum di kedutaan besar yang membuat bisnis ini masih berjalan lancar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Rekomendasi
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Berita Terkini
Kala Prabowo Dipuji...
Kala Prabowo Dipuji Modi, Seorang Presiden juga Prajurit yang Paham Perencanaan
Penggeledahan Kafe dan...
Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Cipete Dikawal Brimob Bersenjata
Usut Korupsi Batu Bara...
Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel
Penampakan Land Cruiser...
Penampakan Land Cruiser terkait Kasus Bupati Kuansing Tiba di Rupbasan KPK
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved