PAN: Indonesia Terserah Menunjukkan Kondisi Sudah Sangat Rumit
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Yandri menuturkan, kalau pasar dibuka, bandara dibuka dan mal dibuka. Dia pun meminta pemerintah membolehkan aktivitas di rumah ibadah. Seperti misalnya di masjid, itu akan lebih terjamin karena, orang sudah berwudhu, pakai pakaian yang bersih, jarak bisa diatur dan bisa lebih terarah tapi kenapa masih dilarang.
“Saya protes keras. Mal-mal berjubel, tempat jual beli berjubel. Kalau pemerintah mau tetap tegas, pasar ditutup, kebutuhan masyarakat dipenuhi,” tukas Yandri.
Bahkan, Yandri menyebut bahwa ini adalah kondisi “Indonesia Apa Adanya” karena nampaknya yang terpenting saat ini adalah Indonesia seolah melawan Corona tetapi tidak punya apa-apa ataupun melakukan apa-apa.
Untuk itu, Legislator Dapil Banten II ini mengimbau masyarakat agar tetap mawas diri dengan tetap melakukan social distancing. Karena, pemerintah tidak bisa diandalkan. (Baca juga: PPP Sebut ‘Indonesia Terserah’ Muncul Akibat Kesalahan Pemerintah dan Masyarakat)
“Kalau kata saya ini Indonesia Apa Adanya, karena yang penting seolah kita lawan Corona tapi enggak punya apa-apa. Jadi, sebaiknya warga masyarakat mawas diri, pakai masker kalau ada, jangan tergantung pemerintah. Kita yang waspada karena Indonesia Apa Adanya,” pungkasnya.
“Saya protes keras. Mal-mal berjubel, tempat jual beli berjubel. Kalau pemerintah mau tetap tegas, pasar ditutup, kebutuhan masyarakat dipenuhi,” tukas Yandri.
Bahkan, Yandri menyebut bahwa ini adalah kondisi “Indonesia Apa Adanya” karena nampaknya yang terpenting saat ini adalah Indonesia seolah melawan Corona tetapi tidak punya apa-apa ataupun melakukan apa-apa.
Untuk itu, Legislator Dapil Banten II ini mengimbau masyarakat agar tetap mawas diri dengan tetap melakukan social distancing. Karena, pemerintah tidak bisa diandalkan. (Baca juga: PPP Sebut ‘Indonesia Terserah’ Muncul Akibat Kesalahan Pemerintah dan Masyarakat)
“Kalau kata saya ini Indonesia Apa Adanya, karena yang penting seolah kita lawan Corona tapi enggak punya apa-apa. Jadi, sebaiknya warga masyarakat mawas diri, pakai masker kalau ada, jangan tergantung pemerintah. Kita yang waspada karena Indonesia Apa Adanya,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :