Rakernas 2021 Terpanjang Dalam Sejarah PKS

Kamis, 18 Maret 2021 - 09:51 WIB
loading...
Rakernas 2021 Terpanjang...
Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al-Jufri mengatakan, Rakernas PKS 2021 merupakan yang terpanjang dalam sejarah PKS. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2021 disebut terpanjang dalam sejarah PKS. Adapun Rakernas PKS itu digelar mulai awal Maret hingga puncaknya pada hari ini.

"Habib @salimsegaf menyatakan Rakernas PKS 2021 adalah yang terpanjang dalam sejarah PKS. Ini Rakernas terpanjang di dunia, selama 18 hari karena PKS ingin fokus rumuskan agenda-agenda pelayanan, untuk terus #BekerjaMelayaniRakyat," cuit DPP PKS di akun Twitternya, @PKSejahtera, Kamis (18/3/2021). Baca juga:
Gelar Rakernas, PKS Akan Bahas Proses Pemenangan 2024

Cuitan DPP PKS itu mendapat 35 likes, 1 tweet kutipan dan 3 retweet hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam cuitan itu, terdapat gambar Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al-Jufri. Sekadar diketahui, PKS menggelar rangkaian Puncak Rakernas di Hotel Bidakara, Jakarta pada Selasa (16/3/2021) hingga Kamis (18/3/2021).

Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyampaikan rakernas kali ini membahas peningkatan pelayanan PKS kepada masyarakat. "Selain itu juga diadakan konsolidasi dalam menguatkan advokasi kebijakan publik untuk kepentingan masyarakat. Karenanya Rakernas PKS kali ini mengambil tema Terus Melayani dan Membela Rakyat," kata Habib dalam keterangannya, Rabu (17/3/2021).

Rakernas yang sudah dimulai sejak awal Maret ini telah merumuskan berbagai strategi pelayanan dan advokasi untuk rakyat dalam rapat online sehingga pada puncaknya akan dilakukan harmonisasi dan mengesahkan keputusan rapat tersebut. "Insya Allah hasil rakernas ini akan semakin mengokohkan berbagai layanan yang diberikan PKS untuk masyarakat," ucapnya.

Dia menjelaskan, pada puncak rakernas pada hari ini nanti Presiden PKS Ahmad Syaikhu akan menyampaikan pidato politik terkait sikap dan posisi PKS dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Selain itu Ketua Majelis Syura Habib Salim Segaf Al-Jufri akan menyampaikan Arahan Kebangsaan sebagai panduan struktur dan anggota PKS baik dalam kehidupan politik di pusat maupun di daerah," kata Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini.

Habib Aboe Bakar Al-Habsyi mengatakan pelaksanaan puncak Rakernas PKS pada 16-18 Maret juga dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. "Puncak acara ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu peserta dalam jumlah terbatas mengahdiri secara fisik sedangkan peserta lain secara virtual. Yang hadir secara fisik ini menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat," ujar Habib Aboe.

Habib Aboe menyampaikan peserta dan panitia terlebih dahulu melakukan test PCR Swab ketika datang ke lokasi dan tidak boleh kemana-mana sambil menunggu hasil test nya keluar. "Setelah dinyatakan negatif Covid-19 oleh tim medis, maka mereka akan dapat gelang khusus untuk dapat masuk ke ruangan acara," kata Habib Aboe.

Selain itu peserta juga tidak boleh keluar lokasi kegiatan selama acara serta dilarang menerima tamu. "Ini untuk menjaga protokol agar dapat diterapkan dengan baik. Jadi semua peserta dibatasi pergerakannya untuk memberikan jaminan kesehatan," ujar Habib Aboe.

Selain serius membahas rencana strategis partai untuk 5 tahun ke depan, di area rakernas juga disiapkan refreshment stage untuk mengurangi kejenuhan. "Di situ peserta bisa bermain game, nongkrong ala di kafe, ataupun olahraga ringan," jelas Habib Aboe.

Habib Aboe mengatakan hal tersebut dilakukan agar bisa menjaga mood peserta selama acara berlangsung. "Ini untuk menjaga mood peserta agar tetap positif selama acara," ucap Habib Aboe.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved