Vaksinasi Massal Diperbanyak, Pemerintah Percepat Terciptanya Herd Immunity
Rabu, 17 Maret 2021 - 20:24 WIB
loading...
Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa pemerintah melakukan berbagai cara untuk mempercepat herd immunity. Foto/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa pemerintah melakukan berbagai cara untuk mempercepat herd immunity . Contohnya, pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dan BUMN dalam melaksanakan vaksinasi massal .
"Lokasi pelaksanaan vaksinasi massal terus diperbanyak," ujar Siti Nadia dalam diskusi daring Alinea Forum bertajuk Peta Jalan Menuju Herd Immunity, Rabu (17/3/2021). Baca juga: Kemenkes Sebut Lebih 4,7 Juta Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air
Kemenkes menyadari upaya mempercepat vaksinasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan vaksin COVID-19 tetapi juga vaksinator. Maka itu, pemerintah terus menambah jumlah tenaga vaksinator, bekerja sama dengan asosiasi klinik swasta hingga fasilitas pelayanan kesehatan milik kementerian dan lembaga.
Kemudian, pemerintah berharap masyarakat yang menerima vaksin bisa terus meningkat di atas 500 ribu orang per hari.
Sementara itu, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio menuturkan bahwa untuk mencapai kekebalan kelompok tergantung pada beberapa faktor, seperti jumlah pasien yang telah disuntik dan efikasi vaksin COVID-19. Juga terkait lama kekebalan tubuh setelah disuntik vaksin COVID-19.
"Lokasi pelaksanaan vaksinasi massal terus diperbanyak," ujar Siti Nadia dalam diskusi daring Alinea Forum bertajuk Peta Jalan Menuju Herd Immunity, Rabu (17/3/2021). Baca juga: Kemenkes Sebut Lebih 4,7 Juta Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air
Kemenkes menyadari upaya mempercepat vaksinasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan vaksin COVID-19 tetapi juga vaksinator. Maka itu, pemerintah terus menambah jumlah tenaga vaksinator, bekerja sama dengan asosiasi klinik swasta hingga fasilitas pelayanan kesehatan milik kementerian dan lembaga.
Kemudian, pemerintah berharap masyarakat yang menerima vaksin bisa terus meningkat di atas 500 ribu orang per hari.
Sementara itu, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio menuturkan bahwa untuk mencapai kekebalan kelompok tergantung pada beberapa faktor, seperti jumlah pasien yang telah disuntik dan efikasi vaksin COVID-19. Juga terkait lama kekebalan tubuh setelah disuntik vaksin COVID-19.
Lihat Juga :