Jika KLB Demokrat Diterima Pemerintah, Saiful Mujani: Demokrasi Melemah

Sabtu, 13 Maret 2021 - 12:27 WIB
loading...
Jika KLB Demokrat Diterima...
Moeldoko disambut para pendukunganya di KLB Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) , Saiful Mujani mengatakan, pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) partai yang mengambil peran sebagai oposisi adalah PKS dan Partai Demokrat . Hal ini terlihat dari sikap kedua partai terkait yang UU Cipta Kerja dan UU Pemilu.

Menurutnya, jika kisruh di Partai Demokrat akhirnya dimenangkan oleh pihak versi kongres luar biasa (KLB), maka hal ini akan mengubah peta politik di parlemen. Hal ini mengingat Ketua Umum versi KLB merupakan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

"Bila hasil KLB ini diterima pemerintah dan menang di pengadilan jika AHY menggugat, bisa dipastikan Demokrat juga akan bergabung dengan pemerintah. Maka tinggal ada PKS sebagai oposisi. Kekuatannya sekitar 8% saja," katanya dalam keterangan persnya, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Kubu AHY Sebut Moeldoko seperti Hulu Balang Istana yang Ingin Jadi Raja

Saiful menilai jika opisisi saat ini hanya memiliki suara 8% di parlemen bisa berdampak pada hilangnya checks and balances. Sehingga demokrasi dipastikan akan melemah. "Dan demokrasi yang demikian sebenarnya bukan demokrasi, setidaknya demokrasi yang lemah," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sebenarnya kekuatan partai oposisi memang tidak mesti mayoritas tapi harus cukup besar. Pasalnya jika partai opsisi merupakan mayoritas dan kuat sekali maka membuat pemerintahan tidak jalan atau deadlock.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Berita Terkini
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved