Bima Arya Siap Melaju ke Pilgub DKI Jakarta, Pengamat: Lawannya Berat-berat
Kamis, 11 Maret 2021 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Ujang melihat sejumlah tokoh bakal kandidat Pilkada DKI Jakarta mendatang masih ancang-ancang untuk saat ini. “Pasang kuda-kuda, dan masih terbar pesona masing-masing. Masih memacu dan memicu kinerja masing-masing dengan jabatannya saat ini,” ujar Ujang.
Seperti diketahui, meskipun agenda Pilkada DKI Jakarta digelar pada 2024, namun sejumlah nama yang dinilai berpotensi maju pada perhelatan itu sudah bermunculan. Selain petahana Anies Baswedan, ada Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.
Sementara itu, pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam memiliki pendapat berbeda. Arif menilai Bima Arya punya potensi untuk Pilkada DKI Jakarta mendatang.
Alasannya, Arif mengatakan bahwa selain sebagai politikus, tapi Bima Arya juga sudah pengalaman sebagai kepala daerah. “Namun elektabilitasnya masih jauh dari untuk memiliki peluang menang. Butuh kerja politik yang intens jika mau berlaga dalam Pilkada Jakarta,” kata Arif kepada SINDOnews secara terpisah.
Sehingga, Arif menilai elektabilitas Bima Arya perlu ditingkatkan jika ingin menjadi kandidat Pilkada DKI Jakarta mendatang. “Saya kira yang perlu dilakukan menaikkan elektabilitas sehingga gampang ‘dijual’ PAN ke Parpol lain. Ini karena elektabilitas Bima Arya masih kecil,”kata Arif.
Seperti diketahui, meskipun agenda Pilkada DKI Jakarta digelar pada 2024, namun sejumlah nama yang dinilai berpotensi maju pada perhelatan itu sudah bermunculan. Selain petahana Anies Baswedan, ada Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.
Sementara itu, pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam memiliki pendapat berbeda. Arif menilai Bima Arya punya potensi untuk Pilkada DKI Jakarta mendatang.
Alasannya, Arif mengatakan bahwa selain sebagai politikus, tapi Bima Arya juga sudah pengalaman sebagai kepala daerah. “Namun elektabilitasnya masih jauh dari untuk memiliki peluang menang. Butuh kerja politik yang intens jika mau berlaga dalam Pilkada Jakarta,” kata Arif kepada SINDOnews secara terpisah.
Sehingga, Arif menilai elektabilitas Bima Arya perlu ditingkatkan jika ingin menjadi kandidat Pilkada DKI Jakarta mendatang. “Saya kira yang perlu dilakukan menaikkan elektabilitas sehingga gampang ‘dijual’ PAN ke Parpol lain. Ini karena elektabilitas Bima Arya masih kecil,”kata Arif.
(dam)
Lihat Juga :