KLB Moeldoko Tuding AD/ART 2020 Abal-abal, Demokrat: Kok Baru Sekarang Dipermasalahkan

Rabu, 10 Maret 2021 - 06:15 WIB
loading...
KLB Moeldoko Tuding...
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan, AD/ART Partai Demokrat berdasarkan hasil Kongres V Maret 2020 adalah sah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan, AD/ART Partai Demokrat berdasarkan hasil Kongres V Maret 2020 adalah sah.

Baca juga: Soal Kisruh Partai Demokrat, Wanita Emas Sebut Tergantung Kemenkumham

Menurutnya, jika ada yang menyatakan aturan tersebut abal-abal, maka hal itu hanya upaya manipulasi semata. "Sudah pasti itu ya akal-akalan mereka aja. Mereka itu kan sangat manipulatif dan intimidatif," kata Herzaky kepada MNC Media, Rabu (10/3/2021).

Dia pun merasa bingung dengan orang-orang yang menggelar KLB Deli Serdang. Pasalnya, orang-orang itu dinilai sangat berani mempertontonkan kebohongan di depan khalayak ramai.

"Saya enggak abis pikir kok berani banget, bohong di depan publik kayak gini," ucapnya. Baca juga: Demokrat Kubu Moeldoko Tuding Kongres 2020 Hasil Persekongkolan Jahat

Lantas dia mempertanyakan maksud dari pernyataan bahwa AD/ART Tahun 2020 tidak sah. Menurutnya, jika pada awalnya pihak-pihak tersebut tidak terima dengan produk yang dihasilkan oleh kongres, seharusnya mengajukan protes selepas kongres itu digelar.

Padahal kata dia, jika ada yang keberatan dengan hal itu dapat disampaikan saat permintaan pendapat dalam kongres. Selain itu, pihak-pihak yang tidak setuju seharusnya bisa melapor ke Kemenkumham sejak lama, bukan baru-baru ini.

"Bisa-bisanya mereka bilang tidak sah, mereka ada atau enggak di kongres itu? Kalau mereka enggak setuju dengan hasil itu ya seharusnya protes di kongres, kan ada mekanismenya," tegasnya.

"Kalau enggak setuju juga mereka datang ke Kemenkumham waktu itu, ini nih hasil kongres tidak sah. Ini kan sudah disahkan oleh Kemenkumham, sudah hampir setahun, kemana aja? Ngapain aja kemarin," pungkasnya.

Dia pun mempertanyakan kontribusi apa yang telah dilakukan oleh mereka yang menggelar KLB terhadap Partai Demokrat. Herzaky pun menyinggung ketika kondisi partai berlambang mercy ini tengah sulit, tak ada satupun kebaikan yang dilakukan oleh orang-orang tersebut.

"Saat sedang susah kemana ya mereka, kita butuh tenaga. Berapa banyak sih dari mereka yang ikut nyaleg atau ikut berjuang? Satu tahun kepengurusan AHY kemana mereka? Apa yang mereka lakukan, ada enggak komunikasi dan kontribusinya buat Partai Demokrat? Jangan hanya ngomong doang," ucapnya.

Sebelumnya, Tim Hukum Partai Demokrat Razman Arif Nasution mengklaim telah menyerahkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Sumatera Utara kepada Kemenkumham. Dia menyebut laporan hasil kongres dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Dia menyebut laporan seharusnya diverifikasi satu sampai dua hari ke depan.

"Untuk lapor melaporkan itu mestinya sore ini. Tapi saya masih verifikasi lagi. Dan Insya Allah paling lama satu dua hari ini," katanya di Jakarta Selaran, Selasa (9/3/2021).

Lebih lanjut dia mengklaim ada 412 suara sah yang ikut dalam KLB Sumut. Meski begitu dia menyebut yang berhak menguji suara tersebut sah atau tidak ialah Kementerian Hukum dan HAM.

"Meraka yang akan lihat, verifikasi, AD ART-nya. Makanya dikembalikan ke AD ART 2005, karena AD ART 2020 abal-abal," paparnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Kemudahan Pembayaran...
Kemudahan Pembayaran Kebutuhan Liburan dengan Cicilan 0%
Berita Terkini
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved