Moeldoko Jadi Ketum Demokrat versi KLB, Ngabalin: Itu Sikap Pribadi

loading...
Moeldoko Jadi Ketum Demokrat versi KLB, Ngabalin: Itu Sikap Pribadi
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB) Sumatera Utara (Sumut). FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin menilai bahwa keputusan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB) Sumatera Utara (Sumut) bersifat pribadi. Menurutnya, apa yang menjadi keputusan Moeldoko diatur di dalam UU dan peraturan yang berlaku.

"Keputusan Jenderal TNI Purn Moeldoko adalah keputusan Pribadi. Beliau dijamin oleh UU. Baik UUD 1945 maupun UU 9/1998. Sikap, pikiran dan pandangan beliau untuk aktif di Partai Demokrat adalah sikap pribadi," katanya, Senin (8/3/2021).

Ngabalin menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun Istana tidak memiliki tendensi apapun. Sehingga dia menyebut bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan Presiden Jokowi.

Baca juga: KLB Digelar Sangat Cepat, Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Demokrat

"Itu sebabnya. Kenapa saya menolak orang-orang yang mengait-ngaitkan sikap pribadi ini dengan keterlibatan Presiden Joko Widodo," tuturnya.



Seperti diketahui pada pekan lalu secara aklamasi melalui KLB Partai Demokrat di Sumut telah memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Sebelum itu Moeldoko diketahui sempat bertemu dengan kader-kader Partai Demokrat. Bahkan Moeldoko sempat membantah bahwa pertemuan itu untuk melakukan kudeta Partai Demokrat. Mantan Panglima TNI itu menyebutnya hanya acara ngopi-ngopi biasa.

Baca juga: Lautan Biru Iringi Pelaporan KLB Demokrat ke Kemenkumham


(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top