Peneliti LIPI: KLB Partai Demokrat Tak Lazim dan Memprihatinkan

Sabtu, 06 Maret 2021 - 13:15 WIB
loading...
Peneliti LIPI: KLB Partai...
Peneliti senior LIPI Siti Zuhro menilai apa yang terjadi pada Partai Demokrat sebagai anomali politik dan demokrasi. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Kemarin Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko ditetapkan sebagai ketua umum Partai Demokrat lewat kongres luar biasa (KLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang dinilai kubu Cikeas sebagai KLB abal-abal. Peneliti politik senior LIPI Siti Zuhro menilai KLB telah menimbulkan kebingungan dan keprihatinan publik. Dia menyebut KLB tersebut sebagai anomali politik dan demokrasi.

“Tentu tidak lazim. Meskipun pernah ada KLB sebelum-sebelumnya yang melanda partai-partai politik, KLB versi Sumut ini tergolong tidak lazim menurut saya. mengapa? ya karena yang menggelar KLB itu tidak mengikuti AD/ART partai dan bahkan Ketum yang dimunculkan juga bukan kader. Ini tentu untuk pegiat politik pegiat demokrasi intelektual akademisi yang belajar demokrasi ini membingungkan,” katanya dalam Polemik Virtual Polemik MNC Trijaya, Sabtu (6/3/2021).

(Baca: Demi 2024, Moeldoko Pertaruhkan Seluruh Devisa Politik di KLB Demokrat)

Bahkan Siti menyebut KLB Partai sangatlah memprihatinkan. Pasalnya mengabaikan etika politik dengan melanggar aturan internal partai.

“Dilihat dari perspektif Demokrat juga peristiwa KLB Sumut sangat memprihatinkan, mengapa? karena melanggar kaidah dan peraturan sebagaimana tercantum dalam AD/ART partai. KLB telah menafikan etika norma dan menjungkirbalikkan peraturan partai. Tentu publik tidak hanya dibuat bingung dan keprihatinan muncul dengan atraksi politik semacam ini,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved