Demokrat Minta Pemerintah Hentikan Wacana Membingungkan saat Pandemi Corona
Senin, 18 Mei 2020 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Pengendalian dan penanganan penyebaran Sars Cov-II di daerah itu ada di tangan kepala daerah. Yang jadi masalah dari awal ditemukan kasus positif Corona sering terjadi silang pendapat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Rakyat jangan dibingungkan dengan permainan kata-kata apalagi menimbulkan perdebatan dan kontroversi di publik. Perilaku dan ucapan pemimpin selalu akan menentukan perilaku masyarakatnya,” terangnya.
Politisi asal Jawa Timur itu, meminta pemerintah merapatkan barisan dan menertibkan ego sektoral di kementerian/lembaga yang belum mempunyai visi sama dalam penanganan pandemi Covid-19. Pejabat di pusat dan daerah sebaiknya menghentikan wacana dan pernyataan yang bisa menimbulkan spekulasi publik.
“Ada kalanya diam itu emas, daripada berwacana tapi membingungkan dan menimbulkan ketidakpastian. Bahkan, berpotensi melahirkan kegaduhan atau kekacauan,” ucapnya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri menegaskan tidak ada rencana melonggarkan PSBB. “Karena jangan muncul nanti, keliru ditangkap masyarakat bahwa pemerintah mulai melonggarkan PSBB,” tegasnya dalam rapat terbatas, Senin (18/5/2020).
“Rakyat jangan dibingungkan dengan permainan kata-kata apalagi menimbulkan perdebatan dan kontroversi di publik. Perilaku dan ucapan pemimpin selalu akan menentukan perilaku masyarakatnya,” terangnya.
Politisi asal Jawa Timur itu, meminta pemerintah merapatkan barisan dan menertibkan ego sektoral di kementerian/lembaga yang belum mempunyai visi sama dalam penanganan pandemi Covid-19. Pejabat di pusat dan daerah sebaiknya menghentikan wacana dan pernyataan yang bisa menimbulkan spekulasi publik.
“Ada kalanya diam itu emas, daripada berwacana tapi membingungkan dan menimbulkan ketidakpastian. Bahkan, berpotensi melahirkan kegaduhan atau kekacauan,” ucapnya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri menegaskan tidak ada rencana melonggarkan PSBB. “Karena jangan muncul nanti, keliru ditangkap masyarakat bahwa pemerintah mulai melonggarkan PSBB,” tegasnya dalam rapat terbatas, Senin (18/5/2020).
Lihat Juga :