PDIP: Solidaritas ASEAN Harus Tekan Rezim Militer Myanmar Cegah Kekerasan
Jum'at, 05 Maret 2021 - 12:58 WIB
loading...
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sangat menyayangkan buntut kudeta militer di Myanmar yang telah membawa korban jiwa di kalangan rakyat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sangat menyayangkan buntut kudeta militer di Myanmar yang telah membawa korban jiwa di kalangan rakyat. Sampai hari ini setidaknya 54 orang korban jiwa dan 1700 orang ditangkap.
Baca juga: Viral Sadisnya Polisi Myanmar, Demonstran Ditembak Mati dari Jarak 1 Meter
Rakyat Myanmar merindukan demokrasi konstitusional yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi bagi pemerintahan negara.
"Atas dasar hal tesebut, stop kekerasan, dan kedepankan supremasi sipil, dimana pemegang kekuasaan negara seharusnya lahir melalui proses pemilu yang demokratis, jujur dan adil," ujar Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Ditembak Mati, Demonstran Cantik Myanmar Sumbangkan Organ Tubuhnya
Baca juga: Viral Sadisnya Polisi Myanmar, Demonstran Ditembak Mati dari Jarak 1 Meter
Rakyat Myanmar merindukan demokrasi konstitusional yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi bagi pemerintahan negara.
"Atas dasar hal tesebut, stop kekerasan, dan kedepankan supremasi sipil, dimana pemegang kekuasaan negara seharusnya lahir melalui proses pemilu yang demokratis, jujur dan adil," ujar Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Ditembak Mati, Demonstran Cantik Myanmar Sumbangkan Organ Tubuhnya
Lihat Juga :