Abdul Rabbi Syahrir Maju Calon Ketum PB HMI 2021-2023
Kamis, 04 Maret 2021 - 19:06 WIB
loading...
Abdul Rabbi Syahrir (Bendahara Umum PB HMI 2018-2020), salah satu kader terbaik HMI Jabodetabeka-Banten siap maju sebagai calon ketum PB HMI periode 2021-2023. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Abdul Rabbi Syahrir (Bendahara Umum PB HMI 2018-2020), salah satu kader terbaik HMI Jabodetabeka-Banten siap maju sebagai calon ketum PB HMI periode 2021-2023 pada kongres ke-XXXI di Surabaya.
Robi, sapaan akrab kader HMI Cabang Bogor itu telah menyiapkan berbagai terobosan agar kader insan cita memainkan peran strategis bagi kemajuan Indonesia.
"Atas dorongan sejumlah cabang di daerah dan restu para alumni, saya siap berkontestasi mengorbitkan HMI sebagai pilar kemajuan umat dan bangsa," kata mantan Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (Badko HMI) Jabodetabeka-Banten tersebut, Kamis (4/3/2021).
Untuk memajukan umat dan bangsa, Robi mengatakan, kader HMI harus maju terlebih dahulu baik dari sisi pemikiran, perkaderan, penguatan jejaring global maupun kemandirian ekonomi.
"HMI memiliki modal sosial dan kultural yang sedemikian besar, dengan modal tersebut HMI yang paling mungkin untuk menjadi juru bicara kemajuan bagi bangsa kedepan," ujarnya.
Selain itu, HMI sebagai organisasi mahasiswa disampaikan oleh Robi bertanggungjawab untuk mendorong kebijakan yang dapat membawa Indonesia siap berkompetisi ditingkatan global.
HMI dengan warna ideologinya secara kolaboratif akan menjalankan strategi kebudayaan yang berkesesuaian dengan visi industry 4.0, kemudian mendorong terciptanya kebijakan digitalisasi secara holistik yang dapat memposisikan Indonesia tidak hanya siap secara nasional, tapi memiliki daya tawar global.
Robi, sapaan akrab kader HMI Cabang Bogor itu telah menyiapkan berbagai terobosan agar kader insan cita memainkan peran strategis bagi kemajuan Indonesia.
"Atas dorongan sejumlah cabang di daerah dan restu para alumni, saya siap berkontestasi mengorbitkan HMI sebagai pilar kemajuan umat dan bangsa," kata mantan Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (Badko HMI) Jabodetabeka-Banten tersebut, Kamis (4/3/2021).
Untuk memajukan umat dan bangsa, Robi mengatakan, kader HMI harus maju terlebih dahulu baik dari sisi pemikiran, perkaderan, penguatan jejaring global maupun kemandirian ekonomi.
"HMI memiliki modal sosial dan kultural yang sedemikian besar, dengan modal tersebut HMI yang paling mungkin untuk menjadi juru bicara kemajuan bagi bangsa kedepan," ujarnya.
Selain itu, HMI sebagai organisasi mahasiswa disampaikan oleh Robi bertanggungjawab untuk mendorong kebijakan yang dapat membawa Indonesia siap berkompetisi ditingkatan global.
HMI dengan warna ideologinya secara kolaboratif akan menjalankan strategi kebudayaan yang berkesesuaian dengan visi industry 4.0, kemudian mendorong terciptanya kebijakan digitalisasi secara holistik yang dapat memposisikan Indonesia tidak hanya siap secara nasional, tapi memiliki daya tawar global.
Lihat Juga :