Diduga Kerap Minta Uang Operasional Menteri, Juliari Batubara Bikin Pusing Anak Buahnya

Kamis, 04 Maret 2021 - 00:09 WIB
loading...
Diduga Kerap Minta Uang...
Juliari Peter Batubara diduga kerap meminta uang operasional ke anak buahnya saat masih menjabat Menteri Sosial (Mensos).Foto/SINDOnews/dok.Sutikno
A A A
JAKARTA - Juliari Peter Batubara diduga kerap meminta uang operasional ke anak buahnya saat masih menjabat Menteri Sosial (Mensos). Salah satu anak buahnya yang kerap dimintakan uang operasional yakni, Kepala Biro Umum Sekretariat Kemensos sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Adi Wahyono.

Hal itu terungkap saat Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Dirjen Linjamsos) Kemensos, Pepen Nazaruddin bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan paket bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19. Dia bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Matheus Joko Santoso.

Awalnya, salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Pepen Nazaruddin soal keluhan bawahannya yakni, Adi Wahyono yang saat ini berstatus sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan bansos corona. "Pernah enggak Saudara terima laporan dari Adi Wahyono 'Pak saya diminta dana'? tanya salah seorang Jaksa KPK kepada Pepen di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021), malam

"Iya beliau (Adi) bilang 'duh saya pusing nih, ada ini dari Pak Menteri, ada arahan'. Arahan untuk operasional Pak Menteri," beber Pepen sambil meniru apa yang pernah diucapkan Adi Wahyono.

Pepen mengaku tidak mengetahui jumlah pasti uang operasional yang diduga diminta dikumpulkan oleh Adi Wahyono atas perintah Juliari Batubara. Dia hanya mendengar bahwa Adi cerita soal perintah untuk mengumpulkan uang operasional.
"Pak Adi hanya sampaikan ada tuntutan kumpulkan operasional," ungkap Pepen.

Hal senada juga dibeberkan Sekjen Kemensos, Hartono Laras yang turut bersaksi dalam sidang perkara ini. Hartono mengungkap adanya pemberian uang dari pengusaha vendor bansos Corona yang diduga untuk operasional Juliari Batubara."Saya dengar dari Adi sendiri. (Atas perintah?) Yang saya tahu Saudara Adi sampaikan langsung, dan itu untuk operasional dari kegiatan-kegiatan Kemensos," kata Hartono.

"Saudara enggak nanya diperintah siapa?" tanya jaksa KPK . "Saya tanya, (jawabannya) awalnya dia menyampaikan untuk operasional Menteri," ujar Hartono. Baca: Sekjen Kemensos Dicecar Sumber Uang Sewa Jet Pribadi Juliari Batubara

Dalam perkara ini, Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro, Harry Van Sidabukke dan konsultan hukum, Ardian Iskandar Maddanatja didakwa menyuap mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara senilai Rp3,2 miliar. Suap itu disebut untuk memuluskan penunjukan perusahaan penyedia bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

Jaksa menyebut Harry Van Sidabukke menyuap Juliari Batubara sebesar Rp1,28 miliar. Sedangkan Ardian Iskandar, disebut Jaksa, menyuap Juliari senilai Rp1,95 miliar. Total suap yang diberikan kedua terdakwa kepada Juliari sejumlah Rp3,2 miliar.

Harry Sidabukke disebut mendapat proyek pengerjaan paket sembako sebanyak 1,5 juta melalui PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonganan Sude. Sementara Ardian, menyuap Juliari terkait penunjukkan perusahaannya sebagai salah satu vendot yang mengerjakan pendistribusian bansos corona.

Uang sebesar Rp3,2 miliar itu, menurut Jaksa, tak hanya dinikmati oleh Juliari Peter Batubara. Uang itu juga mengalir untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos Covid-19 di Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Korban Bencana Kemensoso, Adi Wahyono serta Matheus Joko Santoso.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos Gelar Open House...
Mensos Gelar Open House Sekolah Rakyat Jelang 1 Tahun Beroperasi
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Ada Penolakan Pembangunan...
Ada Penolakan Pembangunan Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo, Mensos Buka Suara
Besok Mensos Akan Bertemu...
Besok Mensos Akan Bertemu Pimpinan KPK Lapor Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Pelajar Samarinda Meninggal...
Pelajar Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Mensos Singgung Bansos Tak Tepat Sasaran
JAPFA, Kemensos RI dan...
JAPFA, Kemensos RI dan Kemenkop RI Dorong Kemandirian Peternak
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Rekomendasi
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Berita Terkini
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved