DPR Desak Pemerintah Terus Kejar dan Tangkap Jaringan Teroris
Selasa, 02 Maret 2021 - 20:08 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengapresiasi langkah Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang berhasil meringkus jaringan teroris dalam sepekan ini. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengapresiasi langkah Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang berhasil meringkus jaringan teroris dalam sepekan ini. Termasuk penangkapan 20 terduga teroris di Jawa Timur. Sebab para pelaku yang ditangkap adalah orang-orang terlatih dan diduga tengah mempersiapkan aksi bom bunuh.
"Ancaman teroris merupakan hal nyata di Indonesia, tentunya Densus 88 harus terus mengejar dan menangkap jaringan teroris lain yang masih beredar yang dapat merusak dan merugikan bangsa" Kata Azis Syamsuddin (2/3/2021). Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Malang, Begini Kesaksian Warga
Politikus Partai Golkar itu berharap pemerintah dan tokoh agama serta stakeholders bergandengan tangan dalam memutus mata rantai aksi terorisme di Indonesia, dan yang terpenting berpartisipasi tentang program deradikalisasi. "Pemerintah harus dapat menangkal penyebaran paham radikalisme baik di media sosial maupun secara tatap muka yang dilakukan kepada masyarakat" ujar pria yang akrab disapa Azis itu. Baca juga: Baku Tembak di Poso 2 Anggota Mujahidin Indonesia Timur Tewas, Aparat Amankan 2 Tersangka
Lebih lanjut, Azis menjelaskan mudahnya masyarakat terpapar paham radikalisme didasari oleh berbagai faktor seperti masalah ekonomi. "Tentunya faktor ekonomi seperti perut lapar menjadi salah satu penyebab maraknya terorisme, tentunya pemerintah juga harus dapat memikirkan hal kesejahteraan bagi masyarakat," pungkas dia.
"Ancaman teroris merupakan hal nyata di Indonesia, tentunya Densus 88 harus terus mengejar dan menangkap jaringan teroris lain yang masih beredar yang dapat merusak dan merugikan bangsa" Kata Azis Syamsuddin (2/3/2021). Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Malang, Begini Kesaksian Warga
Politikus Partai Golkar itu berharap pemerintah dan tokoh agama serta stakeholders bergandengan tangan dalam memutus mata rantai aksi terorisme di Indonesia, dan yang terpenting berpartisipasi tentang program deradikalisasi. "Pemerintah harus dapat menangkal penyebaran paham radikalisme baik di media sosial maupun secara tatap muka yang dilakukan kepada masyarakat" ujar pria yang akrab disapa Azis itu. Baca juga: Baku Tembak di Poso 2 Anggota Mujahidin Indonesia Timur Tewas, Aparat Amankan 2 Tersangka
Lebih lanjut, Azis menjelaskan mudahnya masyarakat terpapar paham radikalisme didasari oleh berbagai faktor seperti masalah ekonomi. "Tentunya faktor ekonomi seperti perut lapar menjadi salah satu penyebab maraknya terorisme, tentunya pemerintah juga harus dapat memikirkan hal kesejahteraan bagi masyarakat," pungkas dia.
(cip)
Lihat Juga :