BMD Minta AHY Mundur dari Ketum Demokrat dan Dukung Moeldoko di KLB April
Selasa, 02 Maret 2021 - 14:29 WIB
loading...
AHY didesak mundur dari posisi sebagai ketua umum (ketum) Partai Demokrat dan mendukung Moeldoko pada KLB yang rencananya akan digelar April. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Barisan Massa Demokrat, meminta Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) mundur dari posisinya sebagai ketua umum (ketum) Partai Demokrat . Organisasi sayap Partai Demokratini menilaiAHY tidak mampu memimpin partai bintang mercy itu.
"Dengan ini saya sebagai Ketua Umum, jajaran DPP dan kepengurusan Barisan Massa Demokrat di daerah seluruh Indonesia meminta dengan hormat supaya Ketua Umum Partai Demokrat AHY segera mundur dari jabatan Ketua Umum Partao Demokrat," kata Ketum BMD Supandi R Sugondo dalam konferensi pers yang digelar di Mall Bellagio, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021).
(Baca: Jhoni Allen Sebut AHY Tak Pernah Mendaki, Wasekjen: Demokrat Bukan Gunung)
Supandi melanjutkan, BMD melihat bahwa Partai Demokrat akan hancur kalau masih dipimpin oleh AHY. Karena, telah terjadi krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan, serta ketidakmampuan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat.
"Kami sebagai sayap Partai Demokrat tidak mau melihat Partai Demokrat hancur karena Partai Demokrat menjadi partai dinasti SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan dikelola dengan salah serta tidak benar. Sudah cukup DPC-DPC dan DPD menderita karena diperas uang sama DPP," sambung Supandi.
"Dengan ini saya sebagai Ketua Umum, jajaran DPP dan kepengurusan Barisan Massa Demokrat di daerah seluruh Indonesia meminta dengan hormat supaya Ketua Umum Partai Demokrat AHY segera mundur dari jabatan Ketua Umum Partao Demokrat," kata Ketum BMD Supandi R Sugondo dalam konferensi pers yang digelar di Mall Bellagio, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021).
(Baca: Jhoni Allen Sebut AHY Tak Pernah Mendaki, Wasekjen: Demokrat Bukan Gunung)
Supandi melanjutkan, BMD melihat bahwa Partai Demokrat akan hancur kalau masih dipimpin oleh AHY. Karena, telah terjadi krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan, serta ketidakmampuan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat.
"Kami sebagai sayap Partai Demokrat tidak mau melihat Partai Demokrat hancur karena Partai Demokrat menjadi partai dinasti SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan dikelola dengan salah serta tidak benar. Sudah cukup DPC-DPC dan DPD menderita karena diperas uang sama DPP," sambung Supandi.
Lihat Juga :