Kemendagri: Camat Bisa Jadi Garda Terdepan Penanganan Konflik di Daerah
Senin, 01 Maret 2021 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam hal penanganan konflik Camat juga harus dibekali dengan ilmu-ilmu lain teknik analisis resiko, teknik mediasi dan negosiasi, bagaimana mengelola keberagaman, mengatasi konflik SARA hingga bagaimana merumuskan program pemerintah berbasis budaya lokal," tutur Rochayati.Baca juga: Kemendagri: Pelantikan 178 Kepala Daerah Lancar, Indikator Sukses Pilkada 2020
Mengingat begitu luas tugas dan tanggung jawab yang diemban, Dia memastikan BPSDM Kemendagri akan terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas 7.230 orang camat yang saat ini bertugas di seluruh Indonesia.
Salah satunya dengan menyelenggarakan Diklat Camat yang akan dilaksanakan di Jakarta, 1 hingga 5 Maret mendatang.
Dengan meningkatnya kompetensi dan profesionalitas Camat diharapkan akan berdampak signifikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.
"Apalagi di masa-masa sulit seperti era pandemi Covid-19 ini. Figur camat yang sigap, cepat, kreatif dan inovatif mutlak diperlukan," tuturnya.Baca juga: Kampung Tangguh Jaya Berhasil Tekan Kasus Covid-19, Buktinya di Kawasan Rusun Muara Angke
Mengingat begitu luas tugas dan tanggung jawab yang diemban, Dia memastikan BPSDM Kemendagri akan terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas 7.230 orang camat yang saat ini bertugas di seluruh Indonesia.
Salah satunya dengan menyelenggarakan Diklat Camat yang akan dilaksanakan di Jakarta, 1 hingga 5 Maret mendatang.
Dengan meningkatnya kompetensi dan profesionalitas Camat diharapkan akan berdampak signifikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.
"Apalagi di masa-masa sulit seperti era pandemi Covid-19 ini. Figur camat yang sigap, cepat, kreatif dan inovatif mutlak diperlukan," tuturnya.Baca juga: Kampung Tangguh Jaya Berhasil Tekan Kasus Covid-19, Buktinya di Kawasan Rusun Muara Angke
(dam)
Lihat Juga :