Nurdin Abdullah, Satu-satunya Kepala Daerah yang Bergelar Profesor
Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Nurdin memutuskan untuk masuk ke dunia politik dengan menjadi Bupati Bantaeng selama dua periode. Di masa kepemimpinan inilah, Nurdin memanfaatkan keahliannya di bidang pertanian membawa Bantaeng keluar dari kategori daerah tertinggal.
(Baca: MPR Minta 178 Kepala Daerah Baru Ciptakan Terobosan Hadapi Pandemi COVID-19)
Dikutip dari website Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Nurdin membawa Bantaeng sebagai kabupaten benih berbasis teknologi. Ia memulai dengan terlebih dahulu merevitalisasi kelembagaan petani dan kelompok tani serta mengesahkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga berbadan hukum. Untuk meningkatkan komoditas unggul, Nurdin bersama masyarakat menerapkan pola zonasi wilayah pengembangan untuk pengembangan komoditas unggulan, termasuk untuk komoditas ekspor.
Alhasil, terobosan-terobosan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Bantaeng dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk meningkatkan peran Bantaeng di Sulawesi Selatan sebagai kabupaten produktivitas terbaik di berbagai bidang.
(Baca: MPR Minta 178 Kepala Daerah Baru Ciptakan Terobosan Hadapi Pandemi COVID-19)
Dikutip dari website Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Nurdin membawa Bantaeng sebagai kabupaten benih berbasis teknologi. Ia memulai dengan terlebih dahulu merevitalisasi kelembagaan petani dan kelompok tani serta mengesahkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga berbadan hukum. Untuk meningkatkan komoditas unggul, Nurdin bersama masyarakat menerapkan pola zonasi wilayah pengembangan untuk pengembangan komoditas unggulan, termasuk untuk komoditas ekspor.
Alhasil, terobosan-terobosan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Bantaeng dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk meningkatkan peran Bantaeng di Sulawesi Selatan sebagai kabupaten produktivitas terbaik di berbagai bidang.
(muh)
Lihat Juga :