Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Prioritaskan Penyandang Disabilitas

Rabu, 24 Februari 2021 - 19:08 WIB
loading...
Vaksinasi Covid-19,...
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat berharap Pemerintah juga memberikan prioritas bagi para penyandang disabilitas untuk menjadi target sasaran vaksin Covid-19. Foto/SINDOnews/abdul rochim
A A A
JAKARTA - Pemerintah tengah menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang menyasar para pekerja publik dan warga lanjut usia (Lansia) di atas usia 60 tahun.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat berharap Pemerintah juga memberikan prioritas bagi para penyandang disabilitas untuk menjadi target sasaran vaksin Covid-19. ”Saat ini kita sedang melaksanakan program vaksinasi nasional. Memang belum semua masyarakat siap divaksin, tetapi sosialisasi dan distribusi informasi terkait vaksin harus dilaksanakan termasuk terhadap para sahabat difabel,” kata Rerie- sapaan akrab Lestari Moerdijat saat diskusi daring bertema Covid-19 dan Vaksin: Inklusivitas Difabel yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (24/2/2021).

Rerie berharap, saat ini sudah disiapkan program tanggap vaksin Covid-19 inklusif untuk penyandang disabilitas. Langkah tersebut menjadi keharusan, mengingat para sahabat difabel terkendala akses informasi. Karena itu, kontak fisik mereka sangat tergantung pada pendamping. Apalagi, kata Rerie, UU No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengamanatkan perlakuan khusus terhadap penyandang disabilitas agar mendapat perlindungan dan pendampingan. Baca juga: Waspada! Virus Corona dari Inggris dan Afsel Cepat Berkembang Biak

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu berharap amanat undang-undang itu bisa dilaksanakan dalam bentuk kebijakan yang mendukung para penyandang disabilitas di masa pandemi ini. Untuk itu, suara dari para penyandang disabilitas sangat perlu untuk didengar. Baca juga: 4 Provinsi Sukses Turunkan Kasus Aktif Covid-19, Salah Satunya DKI Jakarta

Sementara itu, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, di masa pandemi Covid-19 ini semua lapisan msyarakat memang terdampak. Di sisi lain, terdapat keterbatasan pasokan vaksin Covid-19 untuk segera diaplikasikan. Untuk menangani dampak pandemi ini, kata Wiku, pemerintah membuat skema-skema penanganan vaksinasi lewat skala prioritas bagi kelompok-kelompok masyarakat tertentu dan masyarakat rentan, termasuk penyandang disabilitas. Pengaturan jadwal vaksinasi untuk kelompok masyarakat rentan mulai diberlakukan pada April 2021.

Komisioner Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan dan Tim Kajian Disabilitas Bahrul Fuad berpendapat di masa pandemi ini kelompok perempuan penyandang disabilitas merupakan kelompok yang rentan. Berdasarkan survei Komnas Perempuan, dua dari tiga responden perempuan penyandang disabilitas menanggung beban rumah tangga lebih berat di masa pandemi ini. Sektor kesejahteraan, risiko terpapar Covid-19 dan mobilitas penyandang disabilitas sangat terancam di masa pandemi Covid-19 ini.

Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Kementerian Sosial Eva Rahmi Kasim mengakui para penyandang disabilitas rentan terpapar Covid-19. Fakta di lapangan memperlihatkan betapa sulitnya penyandang disabilitas untuk menjalankan 3M. Diakui Eva, saat ini Kemensos sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar penyandang disabilitas diprioritaskan dalam program vaksinasi Covid-19 nasional.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Buka World Peace Forum,...
Buka World Peace Forum, Ibas Ungkap Peran Indonesia sebagai Jembatan Peradaban Dunia
Desak Pemakzulan Gibran,...
Desak Pemakzulan Gibran, Forum Purnawirawan Prajurit TNI Kirim Lagi Surat ke DPR-MPR dan DPD
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
Lomba Cerdas Cermat...
Lomba Cerdas Cermat MPR Diulang, SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut
Siswi SMAN 1 Pontianak...
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Protes Juri Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke China
Rekomendasi
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved