Efek 'Kerumunan Massa' Bikin Habib Rizieq Kalahkan Puan dan Menteri Jokowi di Survei Capres

Rabu, 24 Februari 2021 - 09:36 WIB
loading...
Efek Kerumunan Massa...
Hasil riset LSI menjaring nama Imam Besar Ormas terlarang Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab sebagai calon presiden potensial di 2024 mendatang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) menjaring nama Imam Besar 'Ormas terlarang' Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai calon presiden (Capres) potensial di 2024 mendatang. Berdasarkan top of mind, Habib Rizieq berada pada posisi 15 dengan tingkat elektabilitas 0,2%.

Perolehan ini mengalahkan elektabilitas Ketua DPR Puan Maharani dan sejumlah nama menteri Kabinet Indonesia maju. Baca juga: Tak Punya Pengikut, Elektabilitas Puan Dinilai Wajar Kalah dari Habib Rizieq

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisi (SUDRA), Fadhli Harahab menilai terjaringnya nama Habib Rizieq dalam sejumlah survei tak lepas dari kepopulerannya sebagai pimpinan salah satu ormas islam yang kerap berseberangan dengan pemerintah.

"Tiap hari terekspos media massa. Tiap hari bikin kerumunan massa tentu saja HRS populer berdasarkan top of mind," ujar Fadhli saat dihubungi, Rabu (24/2/2021).

Fadhli menyebut kepopuleran Habib Rizieq memuncak saat dia kembali ke Tanah Air dengan membawa 'misi revolusi akhlak'. Akibat kepulangannya ke Tanah Air, kemudian muncul kasus 'kerumunan massa' yang terjadi di beberapa lokasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Prabowo, Bahlil Lahadalia...
Prabowo, Bahlil Lahadalia hingga Puan Maharani Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
Ketua DPR Kawal Kasus...
Ketua DPR Kawal Kasus Kematian Driver Ojol Affan Kurniawan hingga Tuntas
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Mantan Capres AS Beri...
Mantan Capres AS Beri Tanda Tangan dan Pesan di Bom Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved