PBNU Anggap Usulan Jokowi untuk Merevisi UU ITE Tepat

Rabu, 17 Februari 2021 - 18:17 WIB
loading...
PBNU Anggap Usulan Jokowi...
PBNU mendukung rencana Presiden Jokowi untuk merevisi UU ITE. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) menilai keinginan presiden Joko Widodo (Jokowi) agar DPR merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE) sebagai langkah tepat.

Ketua Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas mengatakan, seharusnya UU ITE dikembalikan kepada semangat awal pembentukannya antara lain untuk melindungi konsumen ketika melakukan transaksi elektronik.

”Sebagaimana kita maklum, di era teknologi digital ini marak dan itu menjadi suatu kelaziman, banyak penipuan. Itulah yang penting untuk mendapatkan kepastian bahwa konsumen tidak dirugikan,” katanya, Rabu (17/2/2021).

(Baca:Sudah Ditetapkan, Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021)

Karena itu, Robikin menyebut langkah merevisi UU ITE tepat. ”Hemat saya review oleh Parlemen ini tepat. Usulan pemerintah tepat, tetapi tidak boleh membiarkan kehidupan tanpa aturan,” katanya.

Menurut Robikin, dalam melakukan revisi, bukan berarti bahwa UU ITE tidak boleh memuat larang-larangan tentang ujaran kebencian (hate speech), berita bohong (fake news) dan seterusnya. ”Hemat saya ujaran kebencian, apalagi yang berdampak serius berupa adu domba antargolongan, antarkelompok masyarakat, antaretnik dan sebagainya, tetap perlu diwadahi dalam UU ITE,” urainya.

Karena itu, kata Robikin, di sinilah seninya bagaimana mengatur berbagai norma di dalam UU ITE, tetapi tidak masuk kategori mengungkung kemerdekaan berpendapat sebagaimana dijamin oleh konstitusi. ”Saya kira itu, tapi tidak berarti bahwa dengan dalih kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi maka masyarakat dibiarkan mengalami keterperosokan kesatuan, keutuhan bangsa dengan adanya ujaran kebencian yang dilegalisasi,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Berita Terkini
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved